by

MAPABA PMII Rayon Komputerisasi Akuntansi STMIK Handayani Makassar

-Kriminal-54 views

Wartasulsel.net,- Makassar- Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon Komputerisasi Akuntansi Komisariat STMIK Handayani Makassar menggelar Masa Penerimaan Anggota Baru (MAPABA V) yang berlangsung di Rumah Adat Soppeng, Benteng Somba Opu Makassar, Minggu (27/10/2019).

Kegiatan ini berlangsung selama 2 hari dimulai pada tanggal 25-27 Oktober 2019 dengan jumlah peserta sekitar 30 orang dengan mengusung tema “Menumbuhkan pergerakan yang berjiwa sosial, bertanggung jawab dan memiliki ideologisme menuju keharmonisan pergerakan mahasiswa Islam Indonesia”.

Masa Penerimaan Anggota Baru (MAPABA) merupakan orientasi ataupun pengenalan awal yang juga merupakan forum pengkaderan formal tingkat pertama dalam PMII.

Menurut Rafiuddin selaku Ketua Rayon Komputerisasi Akuntansi, kegiatan itu juga dilakukan karena posisi strategis dan pentingnya peran dan fungsi mahasiswa sebagai agent of change.  Mahasiswa yang notabene adalah agen perubahan diharapkan mampu melakukan inovasi dan kreativitas dalam melakukan perubahan yang positif.

Perubahan tersebut dapat diraih apabila mahasiswa mempunyai wadah untuk menyalurkan potensi diri, minat bakat dan sebagainya. Wadah itu salah satunya adalah PMII. Maka sangat penting bagi mahasiswa untuk dapat berorganisasi di luar kampus. Selain untuk belajar, menggali potensi diri, menambah ilmu pengetahuan dan wawasan hal ini juga dapat memperluas jaringan dan sahabat, imbuhnya.

Sementara itu Ketua Komisariat PMII STMIK Handayani Makassar, Muhammad Fadly dalam sambutannya berpesan kepada para peserta agar setelah menjadi anggota PMII tidak hanya bergerak di PMII saja namun turut aktif dalam kegiatan kampus dan berkontribusi di internal kampus.

“Jangan malu mengaku PMII, Ikuti proses jangan setengah setengah” Imbuhnya. Ia juga berpesan apapun yang terjadi ketika berproses harus tetap dilewati, meskipun dalam bentuk rintangan. Karena menurutnya nahkoda yang hebat tidak terbentuk dari ombak laut yang tenang namun ombak yang begitu besar.

(RAF/redws)

News Feed