by

Acara Pameran Temporer Pesona Wastra Lipa Sabbe

Wartasulsel. Net,  – Makassar. Mengadakan pameran temporer mengangkat salah satu budaya Makassar. jalan balai kota. 10/2019 pembukaan pameran pesona Wastra Lipa Sabbe sebagai suatu bentuk pelastrian budaya dikalangan warga kota Makassar.

Pameran Lipa Sabbe ini dilaksanakan untuk mengingat kembali kebiasaan nenek moyang bersarung atau Lipa, dan khususnya lipa sabbe hasil tenunan yang bernilai tinggi sebagai Warisan Budaya Etnis di Sulawesi Selatan yang ada di kota Makassar.

Andi Abdullah Bau Sawa menerangkan, menghimbau untuk seluruh masyrakat mari kita bersama-sama menjaga dan melestarikan budaya lipa sabbe dengan berkunjung ke pameran pesona Wastra di museum kota Makassar, dan mengenal lebih dekat pada situs situs budaya sebagai destinasi wisata budaya kota Makassar.

“Selanjutnya saat diketemui oleh media WartaSulsel, net. Nurul Chamisany Wastra Lipa sabbe tampilkan kembali beberapa motif, corak yaitu, corak cakdi, corak lobang, corak ammenteng, corak akkalu, corak cobo, corak sukku, dan corak mopang” yang pernah ditelan waktu dan bergesernya kebiasaan masyarakat perkotaan mengetahui akan fungsi lipa sabbe.

Museum sebagai salah satu sumber informasi budaya terus berupaya mengelola warisan budaya khususnya masyrakat Sulawesi Selatan agar kedepan generasi muda ikut berperan serta melestarikan budaya-budaya yang ada di kota Makassar.

Acara pameran pesona Wastra Lipa sabbe tidak tiap hari ditampilkan kata dia, melainkan sepekan kami gelar, tujuan acara pameran Lipa sabbe kata dia, agar semua masyrakat Sulawesi Selatan mengetahui dan memahami filosof dari selembar sarung sutra.

News Feed