by

Anggota DPRD Takalar, Amiruddin Mami Diduga Gunakan Ijazah Palsu

Wartasulsel.net,– Ada 30 Anggota DPRD terpilih periode 2019 – 2024, akhirnya resmi dilantik dan diambil sumpahnya di ruang rapat paripurna DPRD Takalar, Senin (26/9).

Namun demikian, sangat disayangkan lantaran seorang legislator Kabupaten Takalar, atas nama Amiruddin Mami, dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), diduga telah merugikan keuangan negara.

Hal itu dikarenakan, legislator tersebut baru dilantik untuk periode kedua kalinya, telah dinyatakan menyandang status terdakwa, atas dakwaan penggunaan ijazah palsu, sementara Amiruddin Mami ini masih berstatus aktif selaku DPRD Takalar, bahkan masih menerima seluruh fasilitas negara termasuk gaji dan tunjangan lainnya.

Diketahui bahwa jika melakukan tindakan terkait pemalsuan ijazah maka ini merupakan bentuk tindak pidana pemalsuan sebagaimana diatur dalam Pasal 263 kitab undang – undang hukum pidana, dapat dikenakan pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp.500.000.000 (lima ratus juta rupiah).

Oleh karena itu, diharapkan kepada pihak pengadilan dan pihak kepolisian agar kiranya segera mungkin untuk menyelesaikan kasus Amiruddin Mami sebagai tersangka kasus pemalsuan ijazah palsu.

Saat dikonfirmasi oleh media melalui sambungan selulernya mengatakan, tidak ingin berkomentar banyak. “Maaf dinda kami masih diacara orientasi DPRD.”ucapnya Amiruddin Mami (*)

News Feed