by

Kronologi Asal Mula Penyerangan OTK Di Tanjung Bayam

Wartasulsel.net, – Kegiatan Pengkaderan Mahasiswa Oleh salah satu Organisasi Daerah Jeneponto yang dilaksanakan ditanjung bayam adalah hal yang biasa-biasa saja.

Namun semuanya menjadi tragedi ketika kegiatan tersebut dikacaukan oleh beberapa oknum yang tidak berkepentingan didalamnya.

Entah atas dasar apa mereka melakukan penyerangan tersebut, sebelumnya kegiatan berjalan dengan lancar. Saat salah satu rangkaian kegiatan dilaksanakan dipesisir pantai tanjung bayam, disitulah awal mula mereka melancarkan aksinya untuk mengacaukan kegiatan tersebut, terang salah satu sumber yang tak ingin disebutkan identitasnya.

Bagaimana tidak, ketika mereka ada disekitaran pantai yang tidak jauh dari tempat kegiatan Pengkaderan Organda Jeneponto, Hanya ada satu pertanyaan yang dilancarkan oleh mereka.

Hai orang-orang Manako??? (dengan dialek makassarnya) Agus yang menjadi orang yang ditanya pun menjawab, orang Jeneponto. Tanpa basa-basi pun mereka langsung mengeluarkan beberapa senjata tajam berupa parang dan busur.

Setelah pertanyaan tersebut dilontarkan, salah satu orang yang membawa parang langsung mengarahkan parang kepada Agus, Agus pun sempat menangkis parang tersebut sebelum berlari menyelamatkan diri dan memberitahukan kepada teman-teman yang lain.

Tidak sampai disitu, saat Agus sudah berlari, mereka masih mengejar Agus dan teman-teman yang lain. Saat itulah kegiatan sudah tidak bisa dilanjutkan lagi, sehingga organda Jeneponto memilih untuk kembali ke Pondok tempat forum Pengkaderan Mereka sebelumnya.

Tak henti-hentinya pihak sebelah meneror kegiatan organisasi daerah Jeneponto tersebut. Sesampainya di pondok, terdengar beberapa letusan pappo’ro (jenis senjata rakitan) dan beberapa anak panah busur yang diarahkan ke pondok kegiatan organda Jeneponto ini.

Dan mau tidak mau, untuk mempertahankan diri, organda Jeneponto ini memilih bertahan sampai pihak yang berwajib datang, karena mereka sudah dikepung dari segala arah.(SHR)

News Feed