by

Kembangkan Potensi ASN Pemkab Lutim Gandeng LAN Makassar Gelar Diklat

Wartasulsel.net, – Indonesia ditargetkan memiliki pemerintahan kelas dunia (World Class Government) pada 2025. Untuk itu birokrasi Indonesia membutuhkan kerja keras yang saling bersinergi dan berkelanjutan.

Rendahnya kualitas layanan publik pemerintah daerah masih menjadi
fokus perbaikan dari agenda reformasi birokrasi di Indonesia. Inovasi
kebijakan pelayanan publik yang dijalankan pemerintah daerah saat ini
masih cenderung diterjemahkan secara parsial.

Padahal secara ideal,
kebijakan layanan publik seharusnya diterjemahkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat secara menyeluruh.

Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Badan Kepegawaian Pendidikan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) menggelar Diklat Analisis Jabatan (Anjab) bekerja sama dengan Pusat Pelatihan dan Pengembangan dan Kajian Manajemen Pemerintahan LAN Makassar, di Hotel D’Maleo Makassar, Kamis (14/3/2019).

Dr. Andi Taufik, M.Si. Kepala Pusat Pelatihan dan Pengembangan dan Kajian LAN Makassar dalam penyampaian materinya mengatakan bahwa sasaran yang ingin diwujudkan adalah meningkatnya kualitas birokrasi dan tata kelola pemerintahan yang baik dalam mendukungpeningkatan daya saing dan kinerja pembangunan nasional di berbagai bidang, yang ditandai dengan: terwujudnya kelembagaan birokrasi yang efektif dan efisien; meningkatkan kapasitas pengelolaan reformasi birokrasi; diimplementasikannya UU Aparatur Sipil Negara secara konsisten pada seluruh instansi pemerintah; dan meningkatnya kualitas pelayanan publik, ujarnya.

Penggunaan sistem pelayanan berbasis
elektronik merupakan salah satu jembatan dalam integrasi pelayanan.
Namun, penggunaan sistem digital sebaiknya juga berbasis pada
kebutuhan masyarakat dan memuat prinsip keterbukaan (open
government).

“Salah satu cara untuk mewujudkan pemerintahan kelas dunia adalah dengan memberikan pelayan publik yang baik sehingga meraih kepercayaan penuh dari rakyat, dan jika rakyat memberikan kepercayaannya otomatis rakyat juga pasti mendukung segala sistem dan kebijakan pemerintah yang ada.

Dengan ada dukungan dari rakyat, kondisi akan stabil dalam membangun negeri yang mempunyai nilai jual tingkat jual tinggi di dunia”, tegasnya.

Sementara itu Eksa Putra Kusumayani, SE selaku Kepala Bidang Perencanaan Evaluasi dan Pengembangan Kepegawaian menjelaskan bahwa upaya perubahan dapat dilakukan dengan inovasi agar terjadi perubahan.

Melalui diklat ini, saya yakin para pemimpin di level administrator dapat mengawal perubahan di instansi masing-masing dengan baik.

Pengalaman yang diperoleh dalam diklat saya harapkan bisa menambah kepercayaan diri sehingga perubahan yang dilakukan berjalan sesuai dengan yang dihadapkan, pungkasnya.(*)

News Feed