by

Warga Demo Tolak Bendungan Pammukulu di Takalar

-Peristiwa-949 views

Wartasulsel.net, Makassar – Ratusan masyarakat Takalar melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Gubernur Sulsel, Aksi tersebut dilakukan untuk menolak pembangunan Bendungan Pamukkulu yang dinilai sangat merugikan masyarakat khususnya dalam proses pembebasan lahan.

Bentuk aksi penolakan tersebut, dibuktikan dengan tanda tangan para kepala dusun, kepala desa dan tokoh masyarakat yang akan diserahkan kepada Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah untuk segera batalkan pembangunan bendungan Pammukkulu

Penanggung jawab aksi yang tergabung dalam organisasi Pendampingan Masyarakat Takalar, Sulaeman dalam orasinya mengatakan masyarakat hulu yang terkena dampak pembangunan bendungan Pamukkulu sudah secara tegas menolak kelanjutan bendungan tersebut, selama harga yang diberikan kepada masyarakat masih Rp.3,500 per meter.

“Yang jelas kami menolak, Bendungan Pamukkulu, harga pembebasan lahan sangat tidak manusiawi, kami sudah mengusir perusahaan yang menangani pembangunan bendungan termasuk Wika semua alat beratnya sudah keluar dari sana,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga menyorot peryataan Jokowi yang mengatakan segala bentuk pembebasan lahan akan menguntungkan masyarakat, namun pada kenyataannya hanya kebohongan.

“Rezim ini penyebar hoax makanya kami meminta melalui gubernur agar disampaikan langsung ke presiden untuk menghentikan Bendungan Pamukkulu yang merugikan masyarakat, kalau pemerintah bersikeras, kami siap berhadapan di lapangan,” pungkasnya.

Dalam tuntutannya, masyarakat meminta agar harga Rp.3.500 per meter, dinaikkan menjadi Rp. 50.000 per meter, dengan membatalkan putusan Pengadilan Negeri Takalar Nomor 15/Ptd.G/2018/PN Tka tanggal 14 Agustus 20118.

(MSL/redws)

News Feed