by

Polda Sulsel Ajak Pelaku Usaha Bidang Kelistrikan Dukung Berlakukan Wajib SNI

 Wartasulsel.net, Makassar – Hadirnya Peraturan Menteri Sumber Daya Air Dan Mineral (Permen ESDM) Nomor 2 Tahun 2018 tentang pemberlakuan wajib standar nasional Indonesia di bidang kelistrikan, yang berarti alat tenaga kelistrikan untuk keperluan rumah tangga telah diatur.(14/2/2019)

Diaturnya alat tenaga kelistrikan keperluan rumah tangga ini, disertakan dengan Sertifikat Layak Operasi (SLO) yang memiliki Standar Operasional Indonesia (SNI).

Dijelaskan bahwa, pada tahun 2007 Pemerintah memberlakukan beberapa produk/alat kelistrikan yang wajib memenuhi SNI  (Standar Nasional Indonesia)  Berdasarkan Peraturan Menteri ESDM, diantaranya :

  1. Peraturan Menteri ESDM Nomor 09  tahun 2007 tentang Pemberlakuan SNI mengenai pemutus sirkit untuk operasi arus bolak-balik.
  2. Peraturan Menteri ESDM Nomor 10 tahun 2007 tentang Pemberlakuan SNI Saklar untuk instalasi listrik tetap rumah tangga dan sejenisnya.
  3. Peraturan Menteri ESDM Nomor 12 tahun 2007 tentang Pemberlakuan SNI Tusuk Kontak dan Kontak Kontak.

Kemudian akhirnya Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyederhanakan regulasi ketiga tersebut diatas terkait aturan produk listrik wajib Standar Nasional Indonesia (SNI).

Penyederhanaan itu dengan menerbitkan Peraturan Menteri ESDM Nomor 2 Tahun 2018 tentang Pemberlakukan Wajib Standar Nasional Indonesia di Bidang Ketenagalistrikan.

Menyikapi hal tersebut, Kompol Kuswanto, S.Sos Kanit Ekonomi Dit Intelkam Polda Sulsel mengajak kepada para pelaku usaha di bidang tenaga kelistrikan untuk memperhatikan dalam peredaran alat kelistrikannya menggunakan Standar Nasional Indonesia (SNI).

Sumber : FDLY

Editor : Red WS

News Feed