by

Proyek Pelebaran Jalan Trans Berpotensi Timbulkan Banjir

-Peristiwa-97 views

Wartasulsel.net,- PINRANG-Proyek pelebaran jalan Trans Sulawesi yang melintasi kabupaten Pinrang menimbulkan kekhawatiran sejumlah masyarakat di Bumi Lasinrang.

Pasalnya proyek bernilai ratusan milyar ini, tidak diiringi pembenahan dan perbaikan drainase khususnya yang ada dalam wilayah perkotaan.

Warga Kabupaten Pinrang Ardiaz mengatakan, “potensi banjir mengancam kabupaten pinrang , jika proyek pelebaran jalan ini tidak diiringi perbaikan drainase. Apalagi dengan intensitas hujan yang tinggi seperti saat ini” kata dia Senin (11/02/2019).

Menurut dia, saluran drainase yang melintasi wilayah perkotaan tergolong dangkal dan sempit, sehingga tidak menutup kemungkinan, tidak mampu menampung debit air yang masuk saat hujan turun ” Akibatnya akan meluap dan menggenangi rumah rumah warga “.

Olehnya itu pihaknya berharap, proyek pelebaran jalan diiringi dengan pengucuran dana perbaikan saluran drainase sehingga tidak menimbulkan efek samping dari proyek pelebaran jalan.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Lapanrita Centre Abdul Rasyid Panrita menilai “pengerjaan talud proyek pelebaran jalan masih terkesan amburadul.” Dari Pantauan kami, masih ada pengerjaan talud yang dilakukan secara manual “.

Seharusnya kata dia, untuk pengecoran dan pemasangan batu menggunakan campuran standar, sehingga memiliki daya rekat yang kuat ” Tapi ini tidak, kadang campuran yang diaduk dengan moleng, pasir terus ditambah sehingga diluar dari takaran yang ada “.

Bahkan masih ada lanjut dia, pembuatan semen cor dilakukan secara manual” Kedepan kita berharap, praktek praktek seperti ini, sudah tidak terjadi lagi “.

Sehingga kata dia, kualitas proyek lebih diutamakan daripada kuantitas.

(CLT/redws)

News Feed