by

Sebuah Rumah Habis Karena Amukan Si Jago Merah

-Peristiwa-85 views

Wartasulsel.net,- Pinrang – Sebuah rumah kayu jenis seppu di kampung Paraungan Kelurahan Maccarinna Kecamatan Patampanua Kabupaten Pinrang, habis terbakar api pada hari sabtu tanggal 5 Januari 2019 pulul 08.15 Wita (05/01/2019).

“Rumah kayu sappu milik seorang perempuan bernama Sanro Sada (60), habis di bakar api”, jelas Kanit Reskrim Polsek Patampanua Bripka Iqbal, SH, saat di temui di lokasi kebakaran.

Iqbal mengatakan, “kejadian kebakaran ini terjadi pada pukul 08.00 wita pagi, yang mana penyebab timbulnya api tersebut adalah akibat dari jaringan listrik yang ada di rumah Sanro Sada mengalami krosleting, sehingga mengikabatkan kebakaran”.

Iqbal kata dia, “saat kejadian tersebut korban Pr. Sanro Sada bersama suaminya Lk. Juari tengah berada di atas rumah”.

“Namun tiba-tiba kaget karena melihat kobaran api yang sangat besar muncul dari dalam kamar tengah, korban Pr.Sanro Sada yang bersama suaminya Lk. Juari ketika melihat api tersebut mereka berdua berusaha untuk memadamkan”.

“Akan tetapi usaha keduanya untuk memadamkan api tersebut gagal karena api semakin membesar dan keduanya terkena percikan api dari atas palpon sewaktu hendak masuk ke dalam kamar untuk madamkan api namun tdk bisa karena api sudah semakin membesar”, Iqbal ungkapnya.

Masih kata Iqbal, ” Karena tak sanggup memadamkan api Sanro Sada bersama suaminya Lk. Juari langsung berlari kebawah rumah untuk meminta pertolongan kepada warga setempat”.

“Setelah berada dibawah rumah selanjutnya dengan bantuan masyarakat setempat, mereka melakukan pemadaman api dengan menggunakan alat seadanya seperti ember dan baskom yang diisi air untuk menyiram api”, Jelasnya.

“Tak lama kemudian, datanglah tim pemadam kebakaran dari kota Pinrang dan langsung menyiram api tersebut hingga betul-betul padam”.

Iqbal menambahkan, “adapun barang-barang korban yang ikut terbakar dalam bencana kebakaran tersebut antara lain, 1 unit sepeda motor Satria FU, Kulkas, TV, Kompor gas, Mesin Air dan barang perabot Rumah tangga lainnya. Kerugian ditaksir Rp. 150.000.000 (Seratus Lima Puluh Juta Rupiah)”.
(CLT/redws).

News Feed