by

Modus Ingin Menikahi Gadis Muda Berujung di Jeruji

-Peristiwa-201 views

Wartasulsel.net, Gowa- Unit PPA Polres Gowa berhasil menggagalkan upaya pernikahan anak usia dini. Hal tersebut terjadi pada korban yang berinisial NPP 13 tahun yang dirahasiakan asal usulnya dan telah menjadi korban persetubuhan oleh L. MA 18 tahun pemuda pengangguran yang beralamat di jl. Poros Malino Bonto Kamase Lr.2 Kec. Somba Opu Kab. Gowa.

Kabag Humas Polres Gowa AKP S. Tambunan dalam keterangan Pers pada Jum’at 21 Desember 2018 sekitar pukul 11: 30 Wita yang berlangsung depan kantor Unit Reskrim Polres Gowa, menjelaskan bahwa hubungan antara pelaku dan korban sudah berlangsung sejak November 2018 atau satu bulan lalu. Pelaku menggauli korban dengan modus ingin menikahi korban.

Tapi sayang modus pelaku diketahui oleh warga setempat yang mengetahui bahwa pelaku telah tinggal serumah dengan korban di kediaman orang tua pelaku. Selanjutnya orang tua korban langsung melaporkan perbuatan pelaku ke Polres Gowa, dengan Laporan polisi Nomor. LP/B/531/XII/2018 SPKT, tanggal 19 Desember 2018 tentang persetubuhan terhadap anak.

Hasil indentifikasi oleh penyidik PPA Polres Gowa terdapat 1 Tkp.- a) jln.Swadaya VI, Kelurahan Tompobalang, Kec. Somba Opu. Kab. Gowa tempatnya di rumah pelaku Sdr. MA. Dan kondisi korban NPP di ketahui mengalami trauma atas perbuatan pelaku.

Selanjutnya Kanit PPA polres Gowa Iptu Khasma kepada awak media menerangkan kronologinya, bahwa berawal korban pergi meninggalkan rumah selama 4 hari yang di ketahui bahwa korban pergi bersama sang pelaku. Saat di lakukan pencarian atas laporan orang tua korban kemudian Unit PPA langsung mendatangi rumah pelaku, setiba di rumah pelaku personil menemukan pelaku saat polisi menanyakan keberadaan korban lalu pelaku menjelaskan bahwa korban tidak ada di rumah.

Selanjutnya Unit PPA melakukan pencarian korban namun korban tidak ditemukan. Pada pukul 17:00 Wita pelaku langsung jujur menyampaikan keberadaan korban di rumahnya dan pada saat itu korban berada di rumah pelaku yang sembunyikan di bawah kolong tempat tidur. Di saat personil tiba untuk menjemput korban ternyata korban telah terlebih dahulu melarikan diri ke Pangkabinanga.

Atas informasi tersebut selanjutnya personil meminta informasi dari pengemudi bentor yang mengantar korban dan mengatakan bahwa korban berada di Pangkabinanga. Selanjutnya penyidik PPA mendatangi lokasi dan berhasil mengamankan korban ke Polres Gowa.

Motif MA. menyembunyikan korban NPP di rumahnya selama 4 hari lalu MA menyetubuhi korban berulang kali untuk memuaskan nafsu bejatnya. Atas perbuatan pelaku penikmat kepuasan sesaat dan mencoreng aib keluarga korban serta merusak masa depan korban, maka pelaku patut mendapat sangsi Pasal 81 ayat (1) Jo pasal 76D UU RI NO.35 tahun 2014 atas perubahan UU RI NO.23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman 15 tahun penjara atau maksimal 5 tahun penjara,” imbuhnya.

(*)

News Feed