by

Statuta PTS Jangan Hanya Jadi Dokumen Bacaan Penyelenggara dan Pengelola

Wartasulsel.net,- MAKASSAR- Statuta perguruan tinggi merupakan peraturan dasar pengelolaan
perguruan tinggi digunakan sebagai landasan penyusunan peraturan dan
prosedur operasional perguruan tinggi.

Demikian ditegaskan Wakil Rektor IV Universitas Coktoaminoto Makassar
(UCM), Dr. Lukman Daris, S.Pi, M.Si kepada wartasulsel, Selasa (4/12/2018).

Dijelaskan, penyusunan statuta yang baru sesuai tuntutan Permenristekdikti
No.16/2018, jangan hanya merupakan dokumen yang menjadi bacaan wajib
bagi penyelenggara dan pengelola PTS.

Tapi betul-betul menjadi peraturan dasar pengelolaan PTS yang mampu
implementasikan, baik penyelenggara maupun pengelola PTS tersebut, tandas Dosen Dipekerjakan LLDIKTI IX di UCM ini.

Sistem pengelolaan perguruan tinggi, mengatur antara lain organisasi
perguruan tinggi, tatacara pengangkatan pimpinan organisasi pengelola
perguruan tinggi, termasuk sistem pengendalian dan pengawasan internal
penguruan tinggi.

Kenyataan beberapa PTS menunjukkan hampir semua perguruan tinggi swasta, penyelenggara dan pengelolanya se-darah atau satu keluarga, kata doktor
ilmu-ilmu Pertanian PPs-Unhas ini.

Misalnya, ketua yayasan dan rektor atau pimpinan PTS memiliki ikatan keluarga yang cukup dekat, sehingga pelaksanaan check and balance sulit dilaksanakan.

Statuta yang akan disusun oleh perguruan tinggi swasta, sudah seharusnya mampu mengantisipasi hal tersebut, kata mantan Kepala Bidang Perikanan dan
Kelautan DKPK Kabupaten Maros 2010-2015 ini.

(*) Rilis Bimtek Statuta

Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Wilayah IX-A Sulsel
akan menggelar Bimbingan Tehnis Penyusunan Statuta Perguruan Tinggi Swasta
Sesuai Permenristekdikti No.16 tahun 2018.

Kegiatan ini akan digelar Kamis-Jumat. 13-14 Desember 2018 di Growth Centre
Sekretariat APTISI IX-A, Jl. Bung Tamalanrea Makassar.

Demikian ditegaskan Ketua Panitia Pelaksana, Dr.H.Askar Taliang, M.Si
kepada media, Selasa (4/12/2018) di Makassar.

Dijelaskan, sesuai rencana tampil selaku nara sumber, Kepala LLDIKTI
Wilayah IX-A, Prof Dr.Jasruddin, M.Si, Sekretaris APTISI Wilayah IX-A,
Dr.Mulyadi Hamid, SE, M.Si serta dosen LLDIKTI, Prof Dr. Abd Rahman, SH, MH.

Bimbingan tehnis ini bertujuan memberikan pemahaman kepada peserta akan
regulasi baru statuta PTS yang dikeluarkan pemerintah, kata Ketua STMIK
AKBA Makassar 2018-2022 ini.

APTISI Wilayah IX-A dipimpin Ketua, Prof Dr Ma’ruf Hafidz, SH, MH serta
Sekretaris, Dr. Mulyadi Hamid, SE, M.Si.

Demikian Humas APTISI Wilayah IX-A Sulawesi, Dr. Muhammad Yahya, M.Si
memberitakan. (nasrullah).

Comment

Leave a Reply

News Feed