by

Proyek Pipanisasi Puluhan Milyar Di Pinrang Mubazir

Wartasulsel,- Pinrang – Proyek Pipanisasi sepanjang puluhan kilometer dari sungai Saddang ke Pengolahan air bersih PDAM Libukang dengan nilai Puluhan Milyar terkesan mubazir.

“Pasalnya sejak dibangun 2012 lalu, proyek pipanisasi untuk bahan baku air Perusahaan Daerah Air Minum ( PDAM) belum juga difungsikan”.

Warga setempat Daeng Tojeng mengatakan, proyek pipanisasi yang dibangun ini sudah banyak yang mengalami kerusakan, padahal belum pernah difungsikan “Banyak pipa yang melintang disungai dalam kondisi patah”, kata dia Rabu ( 14/11/ 2018).

“Proyek pipanisasi ini lanjut dia terkesan mubazir karena belum difungsikan untuk kemasalahatan masyarakat namun sudah banyak yang rusak, pemeliharaan material pun tidak ada”.

“Informasi yang dihimpun menyebutkan, proyek pipanisasi dari Sungai Saddang Benteng hingga ke Pengolahan Air Baku PDAM Libukang ini menjelang biaya Rp.13 Milyar lebih”.

“Proyek pipanisasi ini menggunakan pipa 8 inci, untuk pipa utama penyaluran air sungai Saddang menjadi bahan baku air PDAM”.

“Direktur PDAM Tirta Sawitto Andi Nasrun P. membenarkan adanya proyek pipanisasi untuk bahan baku air bersih PDAM di wilayah itu”.

Dia mengatakan, “proyek itu masih kewenangan Balai besar yang mengerjakan proyek Pipanisasi tersebut”. Kami tidak bisa berbuat apa apa terkait, proyek pipanisasi tersebut”, A. Nasrun tutupnya.

(CLT/redws).

Ket. gambar:

Kondisi jaringan perpipaan proyek untuk bahan baku air PDAM Pinrang yang rusak parah.

News Feed