by

Humas Polda Sulsel Dicky Sondani, Amankan Jalur Laut, Udara Untuk Brantas Narkoba

Wartasulsel.net, Pare- Pemusnahan barang bukti narkotika jenis shabu seberat 7 Kg yang dilakukan oleh Kapolres bersama jajarannya dihalaman depan Polres Pare pada hari Rabu tanggal 07 November 2018 mendapat respon positif dari Kabid Humas Polda SulSel.

“Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Sulawesi Selatan, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Dicky Sondani mengungkapkan “kita akan memperkuat penindakan hukum terhadap pelaku penyalahgunaan narkoba di wilayah hukum Republik Indonesia”.

kami harapkan, “penindakan hukum terhadap narkoba terus kita perkuat supaya barang haram ini jangan masuk kembali ke wilayah hukum republik Indonesia”, ungkap Dicky. Rabu (07/11/2018).

Dicky mengatakan, “dalam upaya memutus mata rantai peredaran narkoba dari Negara Malaysia yang masuk ke wilayah hukum Republik Indonesia, Pihaknya telah melakukan koordinasi kepada beberapa pihak terkait”.

“Jadi, kita sudah melakukan koordinasi dengan Polda Kaltim, Polda Kaltara dan juga koordinasi dengan polce di Raja Malaysia yang berada di perbatasan untuk bias sharing informasi tentang keberadaan narkoba”, ujarnya.

Dicky melanjutkan, “pihaknya akan meningkatkan teknologi untuk melacak keberadaan bandar-bandar narkoba dan juga dukungan terhadap pihak keamanan di wilayah pelabuhan seluruh Indonesia”.

“Kalau kita lihat pengamanan di pelabuhan Republik Indonesia masih belum maksimal dibandingkan dengan di bandara yang memiliki pengamanan yang sangat ketat sekali”, Lanjutnya.

“Kesempatan inilah yang dimanfaatkan oleh para pengedar untuk masuk membawa narkoba melalui jalur laut, hal ini dikeranakan jalur laut lebih aman memasukkan barang haram tersebut dibanding melalui jalur udara”.

“Oleh karena itu, pencegahan melalui jalur laut ini mesti lebih maksimal dengan menggunakan alat detector yang harus dipasang oleh setiap pelabuhan yang ada di Indonesia”, Dicky jelasnya.

Dan apabila nantinya ketika kita mendapatkan salah satu gembong bandar narkoba yang sering keluar masuk antar negara dalam hal ini bandar lintas negara, baik melaui jalur udara ataupun jalur laut, kami dari pihak kepolisian tidak akan pernah menerima perlakuan tawar menawar dilokasi atau negosiasi dilapangan”.

“Setiap tersangka penyalahgunaan narkoba yang diamankan pihak kepolisian harus menalani proses hukum yang berlaku di negara kita khususnya peredaran narkoba lintas negara”, Dicky tutupnya.(CLT).

Comment

Leave a Reply

News Feed