by

Liputan Mendalam Terkait Isu Perkawinan Anak

Wartasulsel.net,- Has anak ke 2 dari 4 bersaudara dalam keluarganya, ia berasal dari golongan keluarga mampu saat itu, bergelimang manik manik kemewahan, orang tuanya seorang pengusaha ikan terkenal masa itu. Memaksanya seorang Has, mengikuti segala keinginan orang tuanya.

Sekolah Menengah Pertama, akhir dari perjuangannya menuntut ilmu saat itu, dia harus mengikuti keinginan orang tuanya untuk kawin di usia dini, memaksa dirinya untuk mengakhiri segala keinginannya, belajar, bermain bebas dan bergaul terhadap sesama temannya, harapan itu menjadi suram, akibat akad nikah yang akan segera dilaluinya.

Waktupun berlalu, hari indahpun tiba, prosesi acara pun didesain sedemikian rupa, tak nampak kekecewaan Dimata seorang Has, larut dalam kebahagiaan, larut dalam euforia lantunan musik klasik kala itu. Setelah janji suci dilantunkan dalam sebuah kalimat Janji suci dihadapan ayah bundanya.

Waktupun berlalu, tak sedikitpun nampak diwajahnya sebuah penyesalan yang berarti, ia lalui bersama nikmatnya angin malam saat senja sore melabuhkan harapannya ujung Barat sana.

Hari indahpun tiba, buah hasil pernikahan pun telah nampak, seorang anak perempuanpun terlahir begitu cantik, begitupun anak keduanya, sampai pada akhirnya si buah hati menambah kebahagiaan dalam rumah tangga itu.
Dalam perjalanannya beberapa tahun, ragam peristiwa pun muncul, sampai pada perselingkuhan dalam rumah tangga, dan berbagai macam masalah sampai pada akhirnya perceraian yang mengakhiri cerita ini.

(DMT/redws)

Comment

Leave a Reply

News Feed