by

Oknum PNS Ketahuan Mencuri Motor

Wartasulsel.net,- Pangkep — Seorang Oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) asal kota Makassar nyaris di bakar massa saat ketahuan sedang mencuri motor milik seorang pelajar di Pangkep saat terparkir di bahu jalan depan lapangan bola Basket jalan H.M Arsyad B, kelurahan Padoang Doangan, Kecamatan Pangkajene , Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) sulawesi selatan Jum’at malam (12/10/2018) lalu.

Diketahui pelaku bernama Irvan seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bertugas di salah satu instansi di Kota Makassar. Aksi pencurian sepeda motor yang dilakukannya di Kabupaten Pangkep yang gagal berujung pada aksi massa, yang berhasil mencegatnya di Kampung soreang, Desa Kabba, Kecamatan Minasatene kabupaten Pangkep.Irvan babak belur dihajar massa dan bahkan hampir dibakar.

Hal ini di benarkan oleh Kepala Satreskrim Polres AKP Pangkep, Nico Ferdinan, Sabtu (13/10/2018) mengungkapkan aksi curanmor dilakukan pelaku di sekitar lapangan basket, Kecamatan Pangkajene, Pangkep. Saat melihat sepeda motor korban yang bernama Imam Perdana(16 Tahun) terparkir dan lupa mencabut kunci motornya, pelaku langsung membunyikan dan membawa lari salah satu sepeda motor yang terparki tersebut.

“Pemilik sepeda motor, Imam Perdana, (16 tahun), yang melihat sepeda motornya dibawa lari orang lain langsung mengajak teman-temannya melakukan pengejaran. Pelaku akhirnya berhasil dicegat di jalan poros ke arah Kota Makassar, tepatnya di Kampung Soreang, Desa Kabba, Kecamatan Minasatene. Pelaku dihajar oleh warga dan pengguna jalan yang Sedang melintas dijalan tersebut setelah mengetahui pelaku adalah pelaku curanmor” Terangnya.

Massa yang sedang naik pitam sempat ingin membakar pelaku. Beruntung, unit Resmob Polres Pangkep dengan sigap mendatangi TKP sehingga pelaku selamat dari aksi brutal massa.

“Tim resmob bergegas ke TKP dan mengamankan pelaku beserta barang bukti demi menghindari hal hal yang tidak diinginkan,” kata Nico.

Pelaku yang babak belur langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pangkep untuk dan mendapatkan perawatan. Dari keterangan keluarganya, pelaku mengalami gangguan jiwa dan pernah dirawat di rumah sakit jiwa. Namun, polisi tak langsung percaya dan meminta bukti bahwa pelaku benar mengalami gangguan jiwa.

“Kita tunggu surat keterangan dari rumah sakit jiwa bahwa yang bersangkutan memang pernah dirawat,” pungkas Nico.

Tajuddin Mustamin juga menjadi korban pencurian saat hendak membantu para relawan peduli gempa dan tzunami Sulawesi Tengah (Sulteng), modusnya hampir sama saat tajuddin memarkir motornya tajuddin lupa mencabut kunci motornya dan maling tersebut membawa kabur motor tajuddin dan hingga saat ini motor wartawan Pangkep tersebut belum di temunkan dan sudah di laporkan ke Mapores Pangkep, perihal kehilangan motornya tersebut.

(R09/redws)

Comment

Leave a Reply

News Feed