by

Inilah Tema Dibicarakan Peserta Seminar Nasional ISI di Makassar

Wartasulsel.net,- MAKASSAR. Sebanyak 300 Sosiolog seluruh Indonesia tergabung dalam Ikatan
Sosiologi Indonesia (ISI), direncakana 25-28 Oktober 2018 akan berkumpul
di Kota Metropolitan Makassar.

Mereka ini akan menghadiri Seminar Nasional dengan mengusung tema, 20
Tahun Perjalanan Reformasi Indonesia (1998-2018).

Demikian ditegaskan Ketua Panitia Seminar dan Kongres ISI 2018, Muhammad
Iqbal Lathief didampingi Stering Comite, Rahmad Muhammad kepada media di Makassar, Rabu sore usai rapat panitia di kampus Unhas, Rabu (10/11/2018).

Dijelaskan, sub tema yang akan dibicarakan yakni; Demokrasi, Partai Politik dan Masyarakat Sipil; Keluarga, Perempuan, Anak dan Penyandang Disabilitas.

Narkoba, LGBT, Korupsi dan Trafficking; Agama Kebebasan Berekspresi,
Radikalisme dan NKRI, kata mantan Ketua KPU Provinsi Sulsel ini.

Selain itu juga ada, Generasi Muda, Era Digitalisasi Nilai dan Norma Sosial; Hukum Konflik Sosial dan NKRI; Pemerataan Ekonomi, Perkotaan dan
Kesejahteraan Sosial.

Kemiskinan, Pedesaan, Kebijakan Agraria dan Distribusi Kepemilikan dan Keterisolasian.

Persatuan dan Kesatuan, Daya Saing Bangsa dan Fenomena Global; Kemaritiman dan Masyarakat Indonesia Masa Depan, tandas mantan Wartawan Harian Pedoman
Rakyat Makassar ini.

Kependudukan, bonus Demografi dan Angka Harapan Hidup Masyarakat Indonesia;
Migitasi Bencana Alam dan Bencana Sosial.

Sebanyak 40 makalah sudah masuk pada panitia dan sedang dirampungkan untuk
dibuatkan prociding.

Makalah yang datang itu mulai dari Aceh, Jawa, Sulawesi dan beberapa
pelosok nusantara lainnya, kata Iqbal.

Kongres ISI mengusung tema, Peran Strategis Sosiolog Dalam Memoerkuat
Ketahanan dan Daya Saing Masyarakat Menuju Indonesia 2045.

Pada kongres yang digelar Jumat (26/10/2018) sekaligus akan memilih pengurus untuk periode selanjutnya.

Saat ini Ketua Umum ISI dipegang oleh Rektor Unhas, Prof Dr. Dwia Aries Tina Pulubuhu, M.Si.

Demikian Kordinator Humas Seminar dan Kongres ISI 2018 di Makassar, Muhammad Yahya memberitakan.

Kontributor: Maruf

(IKF/redws)

News Feed