by

Penggunaan Dana Desa Bontomanai-Bajeng Barat Di Pertanyakan Warga

Wartasulsel.net, Gowa — Warga Desa Bontomanai Kecamatan Bajeng Barat kabupaten Gowa mempertanyakan penggunaan anggaran dana desa yang dikelola oleh pemerintah desa Bontomanai selama kepemimpinan Bachtiar Jalling selama 2 priode.Rabu (10/10/2018)

Kepada Awak media salah orang warga yang minta identitasnya disembunyikan, bahwa selama kepemimpinan Bachtiar Jalling selama dua periode pembangunan yang tampak hanya rabat beton, talut, renovasi lapangan sepak bola, dan batas dusun, sementara anggaran yang masuk setiap tahunnya di desa Bontomanai berkisaran 1,5 milyar lebih, tidak masuk akal.

Sumber juga menuturkan bahwa rehab lapangan sepakbola tidak sesuai dengan RAB, dalam rapat musyawarah desa bersama dengan BPD di sepakati bahwa setelah di lakukan penimbunan, lapangan dikasih rumput dan samping kiri kanan ditanami pohon, namun fakta tidak seperti itu, dan saya melihat jika penganggaran rehab lapangan sepakbola sebanyak 212.995.400 di RAB tidak sesuai dengan bukti pisik dilapangan kalau saya hitung-hitung hanya kurang lebih 100 juta saja total semuanya selain itu mu pemberdayaan masyarakat dengan pengadaan mesin jahit yang anggarannya sudah cair namun barangnya fikti alias tidak ada, begitu juga anggaran untuk karang taruna yang dianggarkan 50 juta pertahun tidak jelas di mana?,”Saya minta pihak inpekstorat,kejaksaan dan kepolisian agar segera melakukan pemeriksaan penggunaan anggaran dana desa Bontomanai,”harapnya.

Sementara kepala Desa Bontomanai Bahtiar Jalling saat dikonfirmasi hal tersebut mengatakan selama ini penggunaan Anggaran dana desa sudah berjalan sesuai dengan peruntukannya di RAB,kita tidak berani keluar dari peruntukan anggaran dana desa sesuai yang tercantum di RAB,kita ini di desa didampingi dua pendamping desa,yang selalu mengawasi,selain itu setiap pengerjaan proyek selesai pekerjaan turun inspektorat untuk melakukan pengukuran misalnya volume kalau dianggap kurang kita tambah,jadi kita tidak keluar dari RAB karena kita selalu dipantau,”katanya.

Terkait misalnya lapangan sepak bola,dalam RAB tidak ada sampai ditanami rumput,dan pohon di sekitarnya,begitu juga mesin jahit itu sudah cair 3 unit dan ada dusun bilasangi jadi tidak benar apa yang mereka tuduhkan,”

Sementara ketua BPD Sirajuddin Limpo mengatakan bahwa selama ini penggunaan anggaran dana desa di desa bontomanai sudah sesuai peruntukannya, karena setiap proyek mau dikerjakan itu dimusyawarahkan dulu dengan BPD,” katanya.

Laporan: MSL
Editot :EML/R09

News Feed