by

Telan Aggaran Milyaran Rupiah, Warga Jeneponto Seruduk Kantor DPRD

Wartasulsel.net,- JENEPONTO- Ratusan Warga Bangkala Barat yang dipimpin oleh Nurdin Nur selaku Kepala Desa Beroangin, Kecamatan Bangkala Barat, Kabupaten Jeneponto menggelar aksi aspirasi di Kantor DPRD Jeneponto.

Aksi tersebut, menuntut kelanjutan pembangunan proyek bendung Pompengan Jeneberang Beroangin yang tersisa anggaran berkisar satu miliyar rupiah tak kunjung cair sampai sekarang.

Kapala Desa Beroangin, Nurdin Nur pihaknya meminta agar Bupati Jeneponto sekiranya dapat memberi kebijakan terkait proyek bendung pompengan Jeneberang yang di alokasikan di Desa Beroangin, jelas Nurdin usai rapat parepurna. Sabtu, (22/09/2018)

Menurutnya, proyek tersebut yang menelan anggaran kurang lebih 6.5 miliyar agar dapat dinikamti oleh masyarakat Beroangin, ucap Nurdin.

“Kami harap kepada pemerintah Kabupaten Jeneponto, dengan keberadaan kami disini bersama dengan masyarakat dapat memberikan solusi, agar kami dapat menikmatinya,” cetusnya.

Ia mengaku bahwa ada tiga Desa di sana yang tidak menikmati proyek tersebut, diantaranya. Desa Barana, Desa Bulu Jaya, dan Desa Beroangin, yang mengairi kurang lebih ratusan hektare area.

Diketahui, proyek bendung pompengan Jeneberang, bersumber dari APBN Provinsi dan APBD Tingkat II Jeneponto. Yang dikerjakan pada tahun 2016 silam, dan dilanjut pada tahun 2017 lalu dengan sisa anggaran kurang lebih satu miliyar rupiah.

Lanjut Nurdin. Namun karena keterlambatan kontrak, sehingga dikatakan proyek gagal alias tidak berjalan, tanda Nur.

“Padahal kata Nurdin, anggaran yang dibutuhkan sekarang, itu paling berkisaran ratusan juta rupiah sudah selesai, dalam kurung waktu dari satu bulan.” tuturnya.

Menyikapi hal tersebut, Bupati Jeneponto Iksan Iskandar, merespon dan meminta kepada Dinas PU dan Anggota Dewan untuk membicarkan terkait proyek yang ada di Desa Beroangin.

“Saya minta kepada Anggota DPRD dan Dinas PU agar di buatkan perencanaan dan meninjau langsung kelokasi proyek yang dimaksud. Bersama dengan pihak Kejaksaan Negeri Jeneponto,” singkat Iksan dengan kepala dingin.

(SMS/redws)

News Feed