by

Berikut, Anggota DPRD Jeneponto Bahas 8 Item Ranperda di Setiap Kecamatan

Wartasulsel.net,– JENEPONTO- Sedikitnya 6 orang anggota DPRD Kabupaten Jeneponto, menggelar rapat sosialisasi Rencangan Peraturan Daerah (Ranperda) di kantor Kecamatan Tamalatae, Kabupaten Jeneponto, yang berlansung. Kamis tanggal 20 September 2018 kemarin.

Pada kesempatan tersebut, hadir Camat Tamalatea, Amirullah, sejumlah tokoh masyarakat dan para aparat perangkat Lurah dan Desa se Kecamatan Tamalatea,

Selain itu, dihadir pula 6 orang Anggota DPRD Kabupaten Jeneponto diantaranya, Ibu Fatmawati L. Burhanuddin, Ibu Ilma Riyanda, Andi Baso Sugiarto, H Muhammad, dan Asdin Basoddin,

Kepala Camat Tamalatea, Amirullah menuturkan ada dua agenda yang disampaikan oleh para anggota Dewan itu, yakni. Sosialisasi tentang rancangan peraturan daerah dan sosialisasi tentang profil dan Aset Desa, terang Amirullah usai di temui. Sabtu, (22/09/2018)

“Sosialisasi tentang rancangan peraturan daerah ini, ada delapan item yang sudah dibacakan diantaranya. Perda tentang PAUD, dan perda tentang Lingkungan Hidup, termasuk kebutuhan-kebutuhan masyarakat yang menjadi kebutuhan pokok lainnya,” katanya

Menurut Amirullah, dari kedua pembahasan rancangan Ranperda tersebut, sangat penting dan sangat menyentuh masyarakat.

Ia tambahkan, bahwa apa yang dipaparkan oleh masing-masing perwakilan rakyat dipembahasan itu, akan difinalkan setelah ada umpang balik dari masyarakat untuk menampung aspirasinya melalui pemerintah Lura dan Desa masing-masing. Tutupnya

Ditempat yang sama, salah seorang anggota DPRD partai Gerindra Andi Baso Sugiarto mengatakan, tujuan dari pembahasan tersebut terkait Rancangan Ranperda yang sudah dibuat ditahun ini 2018. Tentang penyerapan aspirasi, diantaranya. Ranperda tentang penyertaan modal, ranperda tentang disabilitas, ranperda tentang RTH, dan ranperda ke pemudaan.

“Sebagia wakil rakyat, aspirasi ini harus tersalurkan kepada masyarakat melalui bentuk sosialisai dan mendengar langsung, sambil menunggu masukan dari tokoh-tokoh masyarakat dalam pertemuan kali ini,” ucapnya

Lebih lanjut, Andi Baso katakan ranperda sebelumnya di tahun 2017 lalu, pihaknya sudah melakukan hal yang sama terkait pembahasan ranperda tersebut, dan sudah terialisasi diantaranya. Perda tentang perlindungan warga miskin, yang ditangani oleh sekertariat pada bagian Kabag Hukum, perda tentang pendidikan usia dini, dan pelayanan kesehatan.

“Nah, yang perlu kita ketahui apakah sudah terlaksana ditahun ini atau tidak, karena ranperda sudah kami buat. Apakah Bupati dalam hal ini sudah keluarkan peraturannya, sehingga itu kani menunggu masukan-masukan dari masyarakat dan menyerpa aspirasinya di sebelas kecamatan yang ada di Kabupaten Jeneponto.” Beber Andi Baso Sugiarto pada media ini. (SMS/redWS)

News Feed