by

Bupati Soppeng Hadiri Kegiatan Rakerda Dinas Pengendalian Penduduk Dan KB

WARTASULSEL.NET, SOPPENG– Dinas pengendalian Penduduk dan KB menyelenggarakan Rapat kerja daerah ( Rakerda ) Program kependudukan, keluarga berencana, dan pembangunan keluarga tingkat Kabupaten Soppeng
Selasa,(28/08/18) di Baruga Rujab Bupati Soppeng.

Bupati Soppeng, HA Kaswadi Razak yang membuka acara secara resmi mengatakan bahwa, untuk mensukseskan program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga sangat diperlukan koordinasi lintas sektor untuk keberhasilan program tersebut.

Baca Juga : Ketua KPU Soppeng Klarifikasi Polemik Mediasi Partai PKB

“Permasalahan yang kita alami di Soppeng dan saya rasa permasalahan semua daerah yaitu, disatu sisi kita ditekankan untuk kinerja yang maksimal tapi disisi lain penyuluh untuk program KB semakin dikurangi, penyuluh kita di Soppeng hanya 33 orang sedangkan idealnya 70 orang, sangat jauh dari harapan kita,”ungkapnya.

“Tantangan yang kita hadapi disoppeng ini juga karena tingkat perceraian yang tinggi dan tingkat perkawinan dibawah umur yang tinggi, selain itu paham budaya yang berbeda beda dari masyarakat mengenai program keluarga berencana, belum lagi para penyuluh harus menelusuri sampai ke pelosok desa yang aksesnya tidak memungkinkan untuk kendaraan bermotor,”sambungnya.

Lanjut Kaswadi, kita semua telah bekerja dengan maksimal namun memang banyak problem yang kita alami di daerah, untuk itu provinsi pusat saya harap jangan terlalu banyak tuntutan tapi tidak paham dengan permasalahan kita di lapangan.

Baca Juga : Pelepasan Karang Pamitraan Nasional (KPN) oleh Bupati Soppeng

“Untuk para penyuluh jalankan tugas dengan baik tanpa pamrih sehingga apa yang dilaksanakan akan menjadi keberhasilan kita bersama,”himbau Bupati Soppeng ini.

Sementara itu, Sekretaris BKKBN Provinsi Sulsel, Mastang mengungkapkan bahwa program kependudukan, keluarga berencana, dan pembangunan keluarga di Sulsel dan khususnya di Kabupaten Soppeng menunjukkan pencapaian yang cukup baik. Walaupun terdapat indikator yang masih berada dibawah target akan tetapi dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan.

“Khusus capaian Kabupaten Soppeng dari hasil laporan rutin bulan Juli 2018 menunjukkan jumlah peserta KB Aktif sebesar 27.218 akseptor atau 73.50 % dari total PUS Proyeksi sebesar 37.029 Pencapaian tersebut sangat baik, Kami berharap agar apa yang telah diperoleh saat ini tetap dipertahankan dengan menjaga stabilitas kinerja teman-teman di Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Kabupaten Soppeng khususnya yang ada di lini lapangan sebagai motor penggerakan Program KKBPK,”sambungnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, yakni Sekda Kabupaten Soppeng, anggota forkopimda, para camat, lurah, dan peserta sosialisasi.(SHG)

 

 

News Feed