by

Mesin Pemipil Jagung Karya Mahasiswa Unhas Begini Tanggapan Warga

Oleh : Suhandi

wartasulsel

Wartasulsel.net,- Gowa – Sebagai mahasiswa tidak hanya dituntut belajar di ruang-ruang kelas saja, tapi juga belajar melalui lingkungan sekitarnya.

Salah satu ruang belajar adalah turut serta menyelesaikan permasalahan masyarakat yang begitu kompleks.

Menyikapi hal tersebut Himpunan Mahasiswa Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin (HMM FT-UH) kembali meninjau lokasi bina desa Balapunranga kecamatan Parangloe Kabupaten Gowa, Selasa sore (7/82018).

Yusuf ketua panitia pelaksana mengatakan, bahwa pemberian mesin pemipil jagung telah dilakukan sebelumnya pada 16 Februari 2018.

“Kunjungan ini bertujuan untuk melihat perkembangan dan kebermanfaatan mesin pemipil jagung kami,” ujarnya.

Yusuf menyampaikan bahwa mesin ini diharapkan dapat meningkatkan kepedulian sosial mahasiswa khususnya Desa Balapunranga yang secara umum warganya adalah petani jagung.

“Saya sangat bersyukur karena karena dengan adanya mesin ini dapat membantu masyarakat untuk memisahkan biji jagung dari tongkolnya lebih cepat,” ujar Ayu salah satu warga Desa Balapunranga.

Ayu menyampaikan bahwa mesin ini sangat bagus hanya saja sebagian rumah warga mempunyai daya listrik yang rendah, sehingga tidak dapat digunakan.

Mengetahui hal tersebut mahasiswa Teknik Mesin Unhas akan memperbarui kembali mesin pemipil jagung tersebut.

“Kami akan memperbaiki kembali desainnya untuk mengurangi dayanya atau mengganti tenaganya menggunakan bensin tidak lagi listrik,” ujar Fadly pengurus HMM FT-UH

Menurut Fadly rencana pembaruan mesin akan dilakukan secepat mungkin agar masyarakat dapat menggunakannya kembali.

“Kami berharap dengan hadirnya mesin pemipil jagung ini dapat meningkatkan produktivitas masyarakat Desa Balapunranga,” tutup Fadly

Penulis adalah Mahasiswa Teknik Mesin Unhas angkatan 2015
(OPI/redws)

Comment

Leave a Reply

News Feed