by

Poster Partai Yang Terpajang Di Masjid Agung Takalar, Menuai Protes

Wartasulsel.net, – Dibulan ramadhan tahun ini yang juga bertepatan dengan tahun demokrasi, sedikit dinodai dengan kehadirannya sebuah poster Imsakiyah yang disinyalir telah melanggar proses demokrasi pemilu di tahun 2018 ini.

Jadwal Imsakiyah Ramadhan Seperti yang terpasang di pintu bagian sebelah Selatan masjid Agung Takalar, Jumat, 18/5/2018.

wartasulsel

Menurut warga, bahwa kehadiran poster itu terpajang di bagian dinding masjid, dianggap sebagai sebuah bentuk pelanggaran kampanye.

Bagaimana tidak, dalam aturan Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016 dan PKPU Nomo 4 2017 itu jelas tidak memperbolehkan kampanye di tempat ibadah, seperti Masjid Agung itu.

Menanggapi berita yang dirilis sebelumnya tentang pemasangan poster partai di pintu masuk sebelah Selatan Masjid Agung Takalar,  Ketua Panwaslu Takalar Ibrahim Salim angkat bicara.

Ibrahim Salim hari ini kami akan mengeluarkan surat himbauan kepada pengurus partai politik di Kabupaten Takalar terkait Kampanye. Dalam surat tersebut kami sampaikan masa kampanye,  tata cara,  tempat dan larangan dalam pelaksanaan kampanye.

“Sementara warga yang ikut berkomentar,  ini belum masuk masa kampanye, Masjid tidak boleh menjadi tempat kampanye”, terang salah satu jemaah seusai shalat di Masjid Agung Takalar.

Sampai berita ini dipublikasikan,  belum ada konfirmasi dari pihak pengurus masjid Agung Kabupaten Takalar siapa oknum yang melakukan pemasangan tersebut. (*)

News Feed