by

Member Grup Whatsapp DISKUSI GALESONG Bahas Kelestarian Lingkungan Laut

Wartasulsel.net_Takalar, Dalam rangka memperbaiki serta memajukan Kecamatan Galesong, Galesong Selatan dan Galesong Utara, yang lazim di sebut dengan Galesong saja atau ada juga yang menyebutnya dengan Galesong Raya, maka dibentuklah sebuah Group Whatsapp (WA) yang diberi nama “DISKUSI GALESONG” yang berjumlah Anggota 212 Peserta.

Grup WA “DISKUSI GALESONG” yang dibuat oleh Kemal pada tanggal 1 Mei 2018 lalu, menurutnya grup ini dibuat untuk mendiskusikan secara bijak permasalahan urgen di masyarakat yang ada di Galesong Raya bertujuan memperoleh solusi dalam menyikapi persoalan-persoalan di Galesong yang kemudian di sinergikan dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Takalar, terang Kemal

Pada kesempatan kemarin, Pertemuan Perdana pasca grup itu dibuat, “DISKUSI GALESONG” kemudian memilih tema: “Kelestarian Lingkungan Laut Galesong Raya” yang dilaksanakan pada hari Kamis,10/5/2018, berlangsung hingga sore yang berlokasi di Warung Tengah Sawah Desa Boddia Kecamatan Galesong Kabupaten Takalar.

Pertemuan ini berlangsung seru dan saling berargumentasi serta memberikan masukan sehingga mendapatkan sebuah kesimpulan yang telah disepakati bersama demi Galesong Raya lebih baik kedepannya.

Dari Hasil “Diskusi Galesong” terssbut, kemudian lahir sebuah konsep kesepakatan bersama yaitu:

1. Transplantasi terumbu karang tujuannya untuk memperbaiki lingkungan dalam keindahan pulau sanrobengi

2. Penanaman bibit sukun tujuannya menetralkan kadar garam, menetralkan salinitas air pulau sanrobengi

3. Pembentukan Aliansi Lembaga Pemerhati Pesisir Lingkungan Galesong Yakni : FPG (Forum Pemerhati Galesong), LIDIK Pro ( Lembaga Investigasi Mendidik Pro Rakyat Nusantara), HPMG (Himpunan Pemuda Mahasiswa Galesong), Pemuda ANSOR, Serta Laskar Mannindori Galesong.

Irvan yang diberi amanah selaku Koordinator “Diskusi Galesong”, mengucapkan banyak terima kasih atas kehadiran rekan Group WA “Diskusi Galesong” walaupun hanya puluhan orang yang sempat hadir pada hari kemarin dari dua ratys lebih member, akan tetapi semangat jiwa kami masih kuat demi Galesong lebih baik kedepan, olehnya itu muda-mudahan pertemuan selanjutnya agar peserta Group WA “DISKUSI GALESONG” bisa lebih banyak lagi untuk menyempatkan diri hadir pada pertemuan berikutnya.”tutup Irvan

Suasana Diskusi Galesong yang berlangsung di Warung Tengah Sawah, Boddia, Galesong, Takalar

Titung Wardani dalam kesempatannya yang juga hadir menuturkan bahwa permasalahan yang terjadi di pulau sanrobengi salah satunya adalah sumber air tawar.

Lanjutnya lagi, bahwa solusi yang dihasilkan dari diskusi tersebut menyepakati untuk dilakukan Penanaman bibit pohon sukun dibeberapa titik di pulau sanrobengi.

10 tahun yang akan datang pohon itu sudah tumbuh besar, pohon sukun memiliki akar yang besar dan kuat.

Akar tersebutlah yang berfungsi menetralisir kandungan salinitas/ kadar garam didaratan pulau, sehingga nantinya sumber air tawar itu bisa dimanfaatkan oleh wisatawan dan warga Pulau, tutup Wardani.(*)