by

Lingkar Hukum Community Menggagas Aktivis Pemuda Untuk Kawal Pilkada Sulsel 2018

WARTASULSEL.NET, – Dengan meningkatnya eskalasi pilkada serentak yang terjadi di Sulsel pada masa kampanye yang ditandai dengan banyaknya indikasi pelanggaran dan sengketa pilkada yang terjadi dan sebagian masih berproses di lembaga penegak hukum pilkada yang berdampak pada pertentangan dan silang pendapat yang tajam antar paslon.

Hal ini kemudian yang menurun ke adanya gerakan massa kedua belah pihak yang sedikit banyaknya dapat mengancam pilkada damai di Sulsel.

Oleh karena itu Lingkar Hukum Community yang dikoordinatori oleh Bayu Arjuna menganggap sebagai generasi muda yang peduli akan kelangsungan proses pilkada damai dan berkualitas perlu melakukan tindakan-tindakan kongkret yang sddikit banyaknya mampu berkonstribusi mengawal proses tahapan pilkada berakhir dengan pesta demokasi yang menghasilkan pemimpin terbaik bagi masyarakat sulsel dengan damai.

Namun disadari bahwa hal itu tidak bisa dilakukan sendiri dan harus melibatkan semua generasi muda yang peduli terhadap proses demokrasi di sulsel.

Oleh karena itu pada tgl 03-06 Mei 2018 bertempat di Karebosi Condotel Lingkar hukum Community menggelar pembekalan dan diskusi publik dengan mengangkat tema “Bersama mewujudkan pilkada damai di Sulsel 2018 sebagai bentuk pengawalan Demokrasi” dengan melibatkan peserta yang merupakan aktivis mahasiswa dari 24 kab/kota di Sulsel beserta lembaga kemahasiswaan ektra kampus yang dalam aktivitasnya dekat dengan kepedulian terhadap proses pilkada di Sulsel.

Untuk menjamin kegiatan tersebut akan mencapai hasil dan tujuan yang maksimal, maka dihadirkanlah narasumber-narasumber handal yang tidak diragukan lagi kapasitasnya untuk menambah ilmu dan pemahaman peserta pilkada, yaitu:

1. Prof Dr Aminuddin Ilmar. SH MH( pakar Hukum Unhas)
Dgn inti materi membedah pilkada dari aspek penerapan hukum yang sejalan dengan regulasi pilkada yang ada saat ini.

2. DR.Arqam Azikin (pakar politik dan kebangsaan)
Dengan inti materi memaparkan secara gamlang dasar dasar ilmu politik yang dikaitkan dengn proses dan sinamika politik yang terjadi di Sulsel mulai dari menjelang tahapan pilkada sampai proyeksi setelah pilkada berlangsung.

3. Khaerul Mannan, SH.,MH ( kemisioner KPU Sulsel)
Dgn inti materi peran dan tugas KPU sebagai penyelenggara pilkada dan posisi KPU dalam proses penyelesaian pelanggaran pilkada yg marak terjadi si Sulsel akhir2 ini.

4. Anas Malik, SH.,MH ( tim Asistensi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Sulsel. Dengan inti materi membedah dengan lugas proses penyelesaian pelanggaran dan sengketa yang terjadi di Bawaslu Sulsel serta posisi kelembagaan Bawaslu Sulsel sebagai penyelenggara Pilkada Di Sulsel.

Harapan dengan pemateri tersebut, peserta setelah mengikuti pembekalan dan diskusi Publik tersebut dalam interaksi sosial dan politik di masyarakat mampu memberikan pencerahan tentang proses pilkada yang benar dan baik sehingga setiap permasalahan pilkada yang timbul tidak menjadi polemik dalam masyarakat sehingga apapun yang terjadi pada tahapan pilkada tetap memberikan rasa tenang dan damai di Sulsel.(*)