by

INTIM Center Nilai Survey UIN Itu Ilmiah Tapi Tidak Edukatif

WARTASULSEL. NET,  – Direktur Riset The Indonesia Timur Center Safwan Syafruddin menilai survey yang dilakukan oleh Lab Politik UIN itu tidak memberikan edukasi positif dalam proses pemilihan gubernur/wakil gubernur sulsel 2018. Pasalnya ada beberapa kejanggalan didalamnya .

1. Seyogianya Institusi pendidikan lebih pada memberikan informasi ke publik terhadap kualitas personal paslon,
– Issu korupsi terhadap paslon
– Issu Dinasty politik terhadap paslon
– Issu kebohongan dan pencitraan negatif terhadap paslon.
– Issu figur stok lama terhadap paslon

2. Seyogianya Institusi pendidikan UIN memotret kegiatan Tim paslon yang :
– Yang melakukan Black campaign
– Yang melakukan Negatif Campaign
– Yang melakukan kreatif Campaign
– Yang melakukan intimidasi
– Yang melakukan money politik

3. Seyogianya institusi pendidikan UIN
Merekam persepsi masyarakat terhadap kesesuaian kebutuhan masyarakat terhadap program tiap paslon yang disuguhkan saat kampanye.

Jika ini yang direkam maka rakyat akan terdidik dan berdaulat menentukan pilihannya.

Biarlah lembaga survey komersial dan Paslon memberikan informasi terhadap popularitas, akseptabilitas dan elektabilitas kandat,kita berharap Institusi UIN lebih memotret kualitas personal paslon dan program tiap paslon.

Inilah Analisa dan argumentasi Lembaga INTIM Center terhadap 29 halaman hasil survey Lab Politik UIN Alauddin.(Safwan Syafruddin Direktur Riset INTIM Center).