by

ISMEI : “Jangan-Jangan Lewat Perpres 20 tahun 2018 , Indonesia Akan Bubar 2030”

Wartasulsel.net, – Keputusan Presiden dalam menerbitkan dan menandatangani Perpres No 20 Tahun 2018 adalah sebuah langkah yang keliru, menurut pengamatan saya selama kurun 3 tahun terakhir ini, tanpa landasan hukum yang jelas saja buat TKA masuk ke Indonesia mereka sudah menyerbu kita, di Morewali salah satu contohnya. Belum lagi di daerah lain.

Apalagi dengan adanya aturan yang membolehkan mereka masuk. Mungkin bisa jadi akan lebih banyak lagi dan 2030 mungkin jumlah mereka bisa 1/2 atau bahkan lebih dari kita. Tak habis fikir saya, apakah pemerintah pernah mengkaji dan mendalami apa aktivitas mereka di negeri ini selain daripada jadi Tenaga kerja, bisa jadi dari sekian banyak TKA itu, kita tak tahu siapa mereka, latar belakangnya. Kan tidak ada filterisasi.

Pemerintah harus hati hati akan situasi ini. Bisa jadi salah satu variable inilah, kesatuan kita akan retak. Kesenjangan ekonomi, peningkatan ketimpangan di daerah daerah makin meningkat salah satu di akibatkan karena tingkat pengangguran yang semakin tinggi, indeks pertumbuhan manusia yang terdidik tak sebanding dengan peningkatan volume tenaga kerja.

Apapun program pemerintah untuk mengurangi tingkat kemiskinan saya rasa tidak akan efektif jika tidak di pangkas di sumber masalahnya. Terkait tingkat pengangguran ini, pemerintah harus mendorong dan meningkatkan lapangan kerja disemua sektor.

Dengan adanya Perpres No 20 tahun 2018 tentang penggunaan tenaga kerja Asing saya malah bingung, ada apa yah, ini pemerintah pusat bukan pusing mikirin pengangguran dan penyetapan tenaga kerja dari rakyatnya sendiri ehh malah pusing mikirin tenaga kerja asing agar dapat legal standing/pengakuan di indonesia. Kan aneh.? Sementara Rakyat kita, Sarjana muda kita, calon tenaga terdidik maupun tenaga kerja non skill kita susah mencari lapangan kerja malah membiarkan Tenaga Kerja Asing masuk dan parahnya pemerintah malah mendorong itu. Kan ini aneh. Dugaan akan Pemerintahan ini pro asing makin kuat dengan di terbitkannya Perpres ini. Jika pemerintah indonesia, pemerintahan di bawah presiden Joko widodo sayang dan peduli akan Indonesia, cabut perpres no 20 tahun 2018. Karena lewat perpres ini, salah satu pintu yang memudahkan kepentingan asing menguasai Indonesia.

Andi Rante
Sekjen ISMEI

News Feed