by

Dana Desa Belum Dicairkan Tahap Pertama, Ini Alasannya

Wartasulsel.net, – Penegasan oleh Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani, bahwa pencairan dana desa dalam tiga tahap yakni pada Januari, Maret dan Juli 2018.

Dana tersebut bakal masuk ke rekening ditiap Kabupaten setiap tanggal, 25 pada tiga bulan tersebut, namun fakta lapangan hingga memasuki awal April, belum dicairkan tahap awal.

Hal karena tidak cair adalah ini sebab dinilai kinerja oleh aparat pada dinas terkait sangat lambat, termasuk laporan kepala desa sangat lambat, membuat dana desa belum sampai direkening  desa.

Dikutif Kabar24 telah ditulis dari harapan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani, bahwa Dana desa akan segera dicairkan serentak kerekening Kabupaten pertanggal, 25 pada setiap tahapannya.

Setelah itu Kabupaten menyalurkan dana desa tersebut kerekening desa maksimal 7 hari setelahnya.

“Kami mencoba membuat satu mekanisme, bahwa dana desa diberikan ke kabupaten jika administrasinya sudah selesai per tanggal 25. Setelah 7 hari, desa bisa cek apakah dana desa sudah sampai ke rekening desa atau belum.

Kalau belum sampai dicek ada apa,” ujarnya dalam keterangan resmi, Puan Maharani yang dikutif dari Kabar24.

Puan mengatakan, mekanisme baru tersebut bertujuan mempermudah pemantauan proses penyaluran dan pelaksanaan dana desa disetiap daerah, terutama pada 100 kabupaten dan 1.000 desa yang menjadi prioritas program padat karya dan penanganan stunting tahun ini.

Terkait dengan padat karya tersebut, proses pengerjaan pembangunan dana desa wajib swakelola tanpa menggunakan kontraktor.

“Kenapa padat karya di 100 kabupaten dengan 1.000 desa ini kami kaitkan dengan stunting, sehingga kita bisa lihat implementasi konkret bahwa dana desa yang tahun ini berjumlah Rp 60 triliun memang bisa berhasil bukan hanya untuk maksimal di desa-desa. Namun, ada target-target tertentu yang ingin kita intervensi,” tandasnya.

Sayangnya, hingga kinipun memasuki April 2018, pencairan tahap awal, masih belum sampai ditangan kepala desa, semua itu diakibatkan karena kinerja mereka, termasuk soal administrasi dinilai sangat lambang, membuat dana desa belum sampai ditangan mereka, yang seharusnya sudah pencairan tahap kedua.

“Bisa jadi dana desa tidak dicairkan tahap awal, tapi langsung anggaran ditahap ke dua, karena sudah memasuki jadwal pencairan dana desa ditahap kedua,” (Herman Djide/wartasulsel)