by

Hapus Tuyul – Tuyul Di Makassar

Makassar, Wartasulsel.net, – Gojek merupakan alat transportasi Modern, yang saat ini lagi keren 3 Tahun terakhir ini di Makassar Sosialisasi Kebijakan Hapus Tuyul berlangsung di Hotel M-Regency Makassar, 29032018.

Mitra Gojek Makassar sebanyak hampir 85% selama ini menjalankan pekerjaan mereka dengan menggunakan Fake GPS untuk memudahkan mereka dalam aktifitas Ngebidnya agar tidak perlu lagi mangkal di Pinggir Jalan ataupun di Area Restoran, mereka tinggal menyetel posisih mereka dengan tempat tujuan secara rasional yang paling jauh.

Prokontra antara penghapusan aplikasi Tuyul atau Fake GPS sejumlah Driver Gojek Makassar beraduh argumentasi dengan pihak PT. Gojek Indonesia untuk mencarikan solusi dengan aturan baru yang dikeluarkan oleh PT. Gojek Indonesia.

Bapak Michael Say – VP Corporate Communications GO-JEK selaku pihak Gojek menyampaikan bahwa dengan keluarnya aturan baru PT. Gojek Indonesia, semata mata agar menjaga akun Gojek yang selama ini dipergunakan para Draivernya.

Hasil wawancara pengurus SDGM (Solidaritas Draiver Gojek Makassar) Mas Didi mengatakan bahwa

“Menurut saya selama pihak PT GI bisa berlaku adil dan membuat mitranya sejahtera maka tidak akan ada protes dari driver, hal ini di akibatkan karena sepinya orderan ditambah persaingan tidak sehat dari kompetitor yang membuat mitra merasa frustasi dan sampai akhirnya driver mencari kambing hitam dari hal tersebut yaitu sepinya orderan” Penuturannya.

Selama hampir 3 tahun para Driver melakukan aktifitas ngebid dengan fake GPS atau Firtual Account, dan itu tidak jadi masalah baik dari Driver maupun Costumer hampir tidak ada yang mengeluh soal keterlambatan orderan, yang driver pun tanpa Fake GPS (Global Position System) atau bahasa kerennya Firtual Account, karena saat itu orderan sangat ramai sehingga para Driver bisa tersenyum lega dengan TUPO (Tutup Poin).

Menurutnya Mas Didi (Ketua SDGM Makassar), menyampaikan bahwa ketika pihak PT. Gojek Indonesia Bersikeras memberlakukan aturannya.

“Kalau PT. GI tetap bersikeras maka saya ramalkan akan ada pergerakan massa menolak hapus tuyul”

Sampai berita ini diturunkan pihak PT. Gojek Indonesia belum mengambil langkah langkah konkrit terkait kebijakan Hasil sosialisasi #HapusTuyul di Makasaar.(Laporan DM/red ws).