by

Waow! “Minum Racun Berjamaah” Terjadi Di Takalar Dalam Pesta Panen Raya

Wartasulsel.net, – Kepala Dinas Pertanian Takalar Najib Kasim membuat heboh peserta panen raya padi di halaman Kantor Kantor Balai Penyuluh Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (BP3K) di Desa Pa’rasangan Beru, Kecamatan Galesong, Takalar, Senin 19 Maret 2018.

Kehebohan tersebut saat kepala Dinas Pertanian Najib Kasim meminum racun, bersama Wakil Ketua DPRD Takalar Hairil Anwar, S. Sos, Dandim Takalar disaksikan ratusan petani di Kecamatan Galesong.

Najib didaulat testimoni produk pertanian organik dengan cara meminum racun padi milik PT Biofid.

Kadis Pertanian Takalar Najib Kasim bersama Dandim 1426 Takalar Letkol Inf. Ardi Sukatri dan wakil ketua DPRD Takalar Hairil Anwar meminum produk pertanian berbasis organik murni.

Sementara Direktur Riset dan Depelopment Al- Imran mengutarakan keunggulan pupuk organik biofid yaitu kemurnian organik di dalamnya. Dibuktikan dengan dijadikannya biofid menjadi minuman “pak wakil dan pak dNdim sudah minum ” ungkapnya.

“Waktu penanaman selama 78 hari atau lebih cepat panen 37 hari dari spesifikasi benih varietas inpari 4 yakni 115 hari tanam ” tambahnya.

“Melalui panen raya ini, kami akan memperlihatkan kepada masyarakat keunggulan dari pupuk organolik Biofid dan memberi dukungan kepada pemerintah Takalar untuk meningkatkan produktifitas pangan dan swasembada pangan bisa tercapai,” jelasnya.

Hasil produksi juga lebih tinggi daripada produksi padi rata-rata nasional sebanyak 4500 kg atau lebih banyak 3340 kg dengan kenaikan mencapai 174 persen. Biaya produksi padi juga lebih murah dibanding penggunaan pupuk berbahan kimia. Pupuk Organik Biofid mampu meningkatkan hasil produksi tanaman, ternak dan padi.

Bupati Takalar melalui Kepala Dinas Pertanian H. Najib Kasim, mengatakan bahwa Pemkab sangat mengapresiasi kerjasama ini, karena dapat mendorong produksi pertanian sehingga dapat meningkatkan produktifitas padi di Kabupaten Takalar.

“Harapan kami agar hasil panen tahun 2018 lebih banyak karena target panen pada tahun ini sebanyak 17.500 ton perhektar dapat terwujud. selain itu pula Dihimbau agar para gapoktan dan penyuluh pertanian untuk pro aktif menyosialisasikan pemanfaatan pupuk organik kepada para petani-petani di Takalar,” ujar Najib Kasim.

Kegiatan panen raya merupakan rangkaian Pencanangan gerakan percepatan pertanian organik lalu dilanjutkan demonstrasi keunggulan Biofid sebagai pupuk organik cair oleh Kadis Pertanian Takalar didampingi Komandan Kodim 1426 Takalar dan Wakil Ketua DPRD Takalar, Kapolsek Galesong, dan Direktur Riset dan Depelopment dan disaksikan para penyuluh pertanian, tokoh masyarakat serta para petani.

Salah seorang ketua kelompok Tani Adam Malik mengacungi jempol produk pertanian organik ini.

“Luarbiasa produk Biofid ini,  barusannya ada racun padi yang bisa di minum, saya tertarik mempraktekkan produknya di petani binaan saya “, katanya di amini kades Parasangan Beru.(*)