by

Deklarasi “Anti Hoax” Forkopimda Sulsel Digelar

Wartasulsel. Net,  – Deklarasi Anti Hoax, Ujaran Kebencian, dan Radikalisme dalam rangka Pilkada Damai di Sulawesi Selatan yang oleh Kepolisian Daerah Sulsel bersama unsur Forkominda Sulsel. Selasa, 20/03/2018 dihotel Harfer Jl. Perintis Kemerdekaan pagi tadi.

Dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh Komisioner KPU Prov. Sulsel Faisal Amir, Ketua Bawaslu Prov. Sulsel DR. La Ode Arumahi, Forum Rektor Perguruan Tinggi Prov. Sulsel, Forum Kerukunan Umat Beragama Prov. Sulsel, Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia Prov. Sulsel, Himpunan Mahasiswa Islam Prov. Sulsel, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Prov. Sulsel, Forum Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia, Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia, Warga Nahdlatul Ulama Prov. Sulsel, Warga Muhammadiyah Prov. Sulsel dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Prov. Sulsel.

Secara khusus giat deklarasi anti Hoax ini, menolak setiap individu yang dengan sengaja menyebarkan informasi yang bersifat hoax / ujaran kebencian (Hate speech) dengan mengaitkan SARA ujar Umar Septono selaku Kapolda Sulsel.

Dalam sambutannya Prof. DR. H. Abdul Rahim Yunus, MA. Ketua FKUB Sulsel memiliki kepentingan yang sangat besar bersama dengan elemen masyarakat untuk melakukan antisipasi terhadap pemberitaan Hoax, sebab penyebaran pemberitaan Hoax ini dinilai tidak sesuai dengan ajaran keagamaan.

Disela sambutannya Prof. Musafir Pababari bahwa Melalui momentum kegiatan ini tentunya peran perguruan tinggi sangat berpengaruh, sebab para rektor merupakan panutan mahasiswa, sehingga mampu menggerakkan mahasiswa dalam upaya memerangi pemberitaan Hoax dan Ujaran kebencian ***.