by

Majelis Keturunan Tomanurun Sulsel Resmi Lakukan Deklarasi

Makassar, WARTASULSEL.NET, – Sulawesi Selatan yang dikenal sebagai negerinya para Raja. Begitu banyak kerajaan secara bersama-sama dan silih berganti membangun Sulawesi Selatan dan para keturunannya menyebar ke berbagai daerah di Indonesia dan Mancanegara. Raja-Raja asal Sulsel diyakini berasal dari keturunan yang sama yaitu dari To Manurung, seorang manusia yang tiba-tiba hadir sebagai cahaya

Berasal dari keturunan yang sama, Raja-Raja Sulsel dan keturunannya merasa perlu membangun sebuah komunitas yaitu Majelis Keturunan Tomanurung. Tujuannya untuk meningkatkan silaturahmi dalam lingkup kekerabatan dan bersatu dalam menjaga adat budaya.

Turut hadiri pada acara ini, I. Maddusila Daeng Manyonri Karaeng Katangka, Sombaya ke XXXVII, H. Andi Maradang Mackulau Opu To Bau Datu Luwu ke XL, H. Andi Bau Dala Ulang Datu Suppa, A. Andi Yusuf Manggabarani dan para Raja, sultan, Datu, Puang, Karaeng, patta dan beberapa kerajaan di luar Sulawesi

Acara yang dimulai dengan Irama alat tradisional sinrili yang menceritakan sejarah to manurung di Sulawesi Selatan mulai dari, Luwu, Gowa dan Bone oleh Daeng Tutu. Andi Maradang Mackulau Opu To Bau Datu Luwu ke XL yang di percayakan mengukuhkan pengurus Majelis To Manurung periode 2018-2020

Ketua panitia Andi Sirajuddin Odang Daeng Perani dari rumpun Kerajaan Tallo sebagai laporan, acara Deklarasi Majelis Keturunan Tomanurung menyatakan tujuan deklarasi adalah menjalin silaturahmi para bangsawan di Sulawesi Selatan dan Barat.

“Ini merupakan ajang untuk merajut kembali kekerabatan yang sebenarnya sudah terjalin antar kerajaan sejak masa silam,” kata Andi Sirajuddin. (MM)

Ketua Majelis to manurung H. Andi Pamadengrukka Mappanyompa Aru Amali/timurung Bone dalam sambutannya menyampaikan di Sulawesi khususnya sulsel ada beberapa organisasi kerajaan, untuk itu di Kerukunan keturunan to manurung ini kita berharap bisa mempersatukan menghimpun semua organisasi kerajaan di sulsel.

“Nenek moyang kita memiliki keturunan yang menyebar di seluruh sulsel, untuk itu organisasi ini akan menghimpun dan mempersatukan anak, cucu para to manurung dan bisa menjadi mitra pemerintah daerah untuk mengabdikan diri kepada Bangsa dan Negara,”jelas H. Andi Pamadengrukka Mappanyompa Sabtu 27/1/2018

Sedangkan Maddusila Daeng Manyonri Karaeng Katangka, Sombaya ke XXXVII dalam sambutannya menjelaskan dulu kerjaan Luwu, Bone, Toraja, Gowa perna Bersatu demi menjaga tu mabbuttaya.

“wadah ini kedepan sebagai pemersatu kerajaan Luwu, Bone, Toraja, Gowa yang menjadi satu kesatuan menjaga adat budaya kita di sulsel, jadi saat satu sakit semua akan merasa sakit,”papar Sombaya ri Gowa.(*P5)