by

Meski Tak Populer, Pemecatan Honorer Itu Sehatkan Aparat Daerah Di Takalar

WARTASULSEL.NET, – Pemberhentian atau pemecatan tenaga honorer/sukarela yang berjumlah ribuan di Takalar yakni tercatat 8.000 orang tersebut, Bupati Takalar H. Syamsari,S.Pt.MM siapkan tiga opsi di Takalar.

Agar tak jadi pengangguran, opsi pertama dilaksanakan seleksi ulang pada setiap OPD (organisasi perabgkat daerah) secara proporsional.

Kedua, membuka bursa kerja (job fair) dengan mendatangkan perusahaan-perusahaan yang butuhkan tenaga kerja.

Ketiga, akan mengadakan kegiatan sekolah entrepreneur untuk melatih dalam berwirausaha jadi tak bergantung semata ke pemerintah.

Bupati Takalar menegaskan bahwa kebijakan yang diambilnya adalah semata-mata untuk membuat tenaga kerja di Takalar menjadi lebih mandiri dan memiliki daya saing tanpa harus bergantung kepada pemerintah Kabupaten Takalar.

Jadi jika kebijakan ini tak populer, itu Ungkap Bupati Takalar kami sadari, namun tujuan kami bersama Wakil Bupati H. Achmad Daeng Se’re,S.Sos semata-mata untuk kemandirian dan sehatkan perangkat aparat daerah, tegas Syamsari. (Ardhy) .