by

Ini Manfaat Membaca Buku

WARTASULSEL.NET, – Dampak positif lain membaca juga ditemukan para peneliti kesehatan dunia. Para peneliti mengemukakan bahwa kebiasaan membaca buku baik bagi kesehatan tubuh. Dengan membaca, misalnya membaca buku cerita misteri, dapat memacu otak untuk berpikir dan berkonsentrasi. Bila kegiatan ini rutin dilakukan makan akan membuat otak semakin berkembang yang juga dapat berimbas positif pada organ tubuh lain.

Setelah mengulik manfaat yang dapat diperoleh dari aktivitas membaca, bisa jadi Anda tidak akan lagi enggan untuk menyisihkan waktu setidaknya 30 menit setiap hari untuk membaca. Tidak ada salahnya jika kebiasaan membaca buku perlahan-lahan mulai ditanamkan menjadi bagian dari gaya hidup. Apa saja manfaat positif yang dapat diberikan buku untuk kesehatan Anda, cek di sini.

Meringankan stres

Salah satu faktor timbulnya penyakit berbahaya adalah meningkatnya denyut jantung dan ketegangan otot akibat stres saat menjalani rutinitas. Dengan membaca buku, terutama buku fiksi atau novel saat menjelang tidur, dapat menenangkan dan mengurangi stres.

Mencegah datangnya penyakit Alzheimer

Otak yang sering digunakan untuk berpikir, misalnya saja seperti saat membaca buku atau majalah, dan memecahkan teka-teki cenderung jauh dari penyakit Alzheimer –kehilangan memori– pada usia dini. Menurut penelitian dalam jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences tahun 2001, membaca buku sama seperti halnya melakukan aktivitas fisik, yakni bermanfaat untuk menjaga tensi jantung, memperkuat otot dan tulang, serta jarang terserang penyakit.

Membentuk pola tidur yang sehat

Bagi orang yang kesulitan untuk tidur nyenyak di malam hari, kebiasaan membaca buku dapat dijadikan pilihan kegiatan pengantar tidur. Saat membaca, otak akan menjadi alarm bagi tubuh dan mengirimkan sinyal waktu untuk tidur. Cara seperti ini akan membantu Anda mendapatkan tidur yang berkualitas dan bangun segar di pagi hari. Seperti yang kita tahu bahwa tidur berkualitas sangat diperlukan tubuh untuk melakukan regenerasi sel.

Mengurangi depresi

Studi yang diterbitkan dalam jurnal PLOS ONEmenjabarkan bahwa membaca buku di saat sendiri merupakan terapi yang bagus untuk tubuh manusia. Terapi yang dimaksud adalah biblioterapi, yakni terapi yang dapat mencegah datangnya depresi. Dengan membaca buku, tingkat depresi yang berat, dapat diminimalisasi dan serta dapat membangkitkan motivasi orang untuk melakukan perubahan.

Meningkatkan konsentrasi

Mereka yang hobi membaca buku, biasanya memiliki otak yang lebih baik dalam fokus dan konsentrasi. Hal ini disebabkan saat membaca buku, otak dilatih untuk memperhatikan peristiwa demi peristiwa dalam halaman buku. Ketika kemampuan untuk fokus terus dilatih, maka saat menghadapi masalah di kehidupan nyata, mereka yang hobi membaca buku cenderung lebih teliti dan teratur dalam menyelesaikan urusan mereka.

Kemampuan untuk berkonsentrasi dengan baik sangat diperlukan oleh setiap orang saat menjalani aktivitas sehari, terlebih anak-anak yang masih duduk di bangku sekolah agar mereka dapat memahami pelajaran yang disampaikan oleh guru di dalam kelas. Kemampuan untuk fokus dan konsentrasi pada anak-anak dapat dilatih sejak dini, salah satu caranya dengan mengakrabkan anak dengan dunia buku.

Sebagai langkah awal untuk membuat anak-anak Indonesia terbiasa bersentuhan dengan buku, Anda bisa mulai dari hal kecil, yakni mendonasikan buku untuk anak-anak yang memiliki keterbatasan akses terhadap buku.(wartakesehatan/ws)