by

Pesan 23 Rabiul Akhir 1439 Hijriah : “Tidak Rasional”

 

WARTASULSEL.NET, – Pemenang Nobel Ekonomi tahun 2017 diberikan kepada Prof. Richard Thaller dari Universitas Chicago, USA. Beliau adalah pakar Ilmu Perilaku Ekonomi (Behavioral Economic). Bidang ini termasuk bagian dari ilmu ekonomi yang terus berkembang. Salah satu pesan yang lahir dari pengembangan ilmu ini mengatakan bahwa manusia itu tidak rasional dalam mengambil keputusan terkait ekonomi.

Manusia memang mempunyai sifat bakhil. Mereka suka menghitung-hitung hartanya dan menganggap bahwa hartanya itu akan mengekalkannya. Kadang manusia juga menganggap bahwa harta yang mereka peroleh adalah karena kepintaran mereka dalam berusaha. Itulah sebabnya tidak jarang kita melihat ada anggota masyarakat yang merasa dirinya terhormat karena harta yang mereka miliki. Mereka melihat hina orang yang hidup berkekurangan.

Allah sudah menegaskan bahwa apapun harta yang diperoleh manusia itu adalah pemberian Allah. Allah menguji hamba-Nya dengan kesenangan harta seperti halnya Allah menguji dengan kesempitan harta. Dengan ujian tersebut, Allah ingin melihat siapa diantara hambanya yang terbaik.Tentu yang terpilih adalah mereka yang terus menjaga imannya dan senantiasa beramal shaleh.

Maha Benar Allah dengan firman-Nya: Wailul likulli humazatil lumazah, alladzii jama’a maalaw wa’addadah, yahsabu anna maalahuu akhladah (QS Al-Humazah 104:1-3). Artinya: Celakalah bagi setiap pengumpat dan pencela, yang mengumpulkan harta dan menghitung-hitungnya, dan (manusia) mengira bahwa hartanya itu dapat mengekalkannya.

BERPIKIRLAH RASIONAL DALAM MENATA EKONOMI ANDA

(VENI.H)