AS Center Dikunjungi Sultan Sepuh Cirebon Ke-14 Di Makassar

Sosbud383 views

Makassar,WARTASULSEL.NET, – Kunjungan Sultan Sepuh Cirebon Ke-14 yaitu Sultan Sepuh Arief Natadiningrat bersama rombongan ke Markas AS Center di Makassar disambut dengan penuh kegembiraan keluarga besar Prof.Dr.Aminuddin Salle Karaeng Patoto,SH.MH sore tadi.(11/1/2018).

 
AS (Aminuddin Salle) Center atau dengan kata lain AS (Appaka Sulapa) dengan makna empat penjuru angin yaitu Jujur, Cerdas, Berani dan Kaya merupakan pola kepemimpinan yang diterapkan dalam sebuah kepemimpinan. Dan tempat AS Center ini adalah pusat peradaban adat budaya kearifan lokal.

Daeng Manye
Foto : Tampak Permaisuri Sultan Sepuh Arief Natidiningrat Cirebon menggunting pita AS Center di Tamalanrea Makassar.

Jujur adalah modal utama dalam seorang pemimpin, sedangkan berani dalam artian berani menghadapi kenyataan. Ditambahkan lagi bahwa di tempat AS Center ini membina anak-anak kurang mampu untuk menanamkan sikap kejujuran, ungkap Prof.Dr.Aminuddin Salle Karaeng Patoto,SH.MH.

 
Dan pelajaran yang kami selalu tanamkan kepada mereka, adalah jangan mengambil sesuatu yang bukan haknya, tegasnya.

Foto : Suasana memukul gendang secara simbolis

Prof.Dr.Aminuddin Salle,SH.MH adalah Ketua Dewan Pembina Forum Pemerhati Galesong dan juga adalah Ketua Dewan Pakar Forum Silaturahmi Keraton Nusantara (FSKN).

 
Dalam kunjungan sore tadi, Prof.Aminuddin Salle ungkapkan bahwa Sultan Sepuh Arief Natadiningrat berkunjung ke tempat kami ini karena juga dalam agenda rangkaian acara yang akan dihadiri pada acara Hari Ulang Tahun Kabupaten Gowa besok.

 
Sultan Sepuh Cirebon Ke-14 yaitu Sultan Sepuh Arief Natadiningrat yang didampingi Istri, ungkapkan ucapan terimah kasihnya karena disambut dengan baik dan dalam sambutannya pula menyampaikan bahwa di Negara kita ini masih ada anak bangsa yang meniru budaya barat, padahal potensi kearifan lokal kita lebih hebat, terang Sultan Sepuh Arief Natadiningrat.

Suasana foto bersama

Hadir dalam acara silaturahmi ini yakni Karaeng Galesong, Raja-Raja Karaeng Sanrobone, Raja Gowa, Andi Kumala Ijo Raja Gowa, Karaeng Turikale Maros, David Sulva, Abdullah, Sekretaris FPG Pusat Jamaluddin Ago.

 
Dalam kesempatan itu pula, Sultan Sepuh Arief Natadiningrat didampingi permaisuri beserta rombongan kemudian diajak melihat sejumlah kaligrafi AS Center Lontara Bugis-Makassar yang berada di lantai 2.

 
Banyak kearifan lokal yang harus kita bangkitkan lagi yang masih sesuai dengan perkembangan jaman now sekarang ini. Dan ini juga menjadi pekerjaan rumah kita semua. Sultan Sepuh Arief Natadiningrat juga menyinggung soal politik bahwa jagalah perbedaan dan kedepankan Bhinneka Tunggal Ika yakni memiliki perbedaan namun kita satu yaitu Indonesia, tutupnya.(*)