by

Gerindra Sangat Menyesal Natalius Pigai Gagal Nyagub

WARTASULSEL.NET, – Elit Partai Gerindra angkat bicara soal curhatan mantan Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Natalius Pigai yang mengaku sangat ingin dicalonkan Partai Gerindra maju di Pilkada Papua.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono mengakui bahwa Pigai merupakan sosok muda yang memiliki peluang sangat besar untuk menang dalam Pilgub Papua tahun 2018. Namun, menurutnya, dukungan Partai Gerindra saja tak cukup untuk mengusung salah satu putra terbaik Papua itu. Sebab Gerindra hanya mengantongi 6 kursi DPRD Papua.

“Dalam Pilgub Papua Gerindra tidak cukup kursi untuk mengusung Pigai,” ujarnya saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL melalui pesan elektronik kepada redaksi, Sabtu (30/12).

Untuk itu, menurut dia, harusnya Pigai tak hanya mencari dukungan dari Gerindra namun juga berusaha keras mendapatkan dukungan dari partai lain.

“Dari awal saya sudah perjuangkan Pigai untuk diusung Gerindra, namun banyak partai sudah diborong sama incumbent,” ujarnya.

Sebelumnya, dalam surat terbuka yang diterima redaksi, Pigai mengaku sangat ingin didukung oleh Partai Gerindra. Pigai bahkan menjamin bahwa jika Gerindra mengusung dia di Pilgub Papua, maka nanti Prabowo bisa menang di Pilpres 2019. Hal itu karena menurutnya, Jokowi selama ini telah banyak melakukan pelanggaran HAM. Jokowi bahkan katanya sudah ketakutan akan informasi yang dipegangnya itu dengan menawarkan berbagai macam jabatan yang kemudian ditolak mentah-mentah oleh Pihak.

Arief Poyuono mengaku sangat menyesalkan bahwa Pigai sebagai tokoh muda Papua gagal maju sebagai calon gubernur Papua. Padahal Partai Gerindra sebenarnya sangat ingin mengusung Pigai.

“Kami sangat ingin sebenarnya mengusung Pigai, tapi supaya adek Pigai tahu. Gerindra tidak cukup kursi toh untuk usung dia. Sa (saya) sudah ketemu deng (dengan) Pigai. Sa bilang Pigai, kau keras dan batu untuk lawan Joko Widodo, sebab sa tahu kau itu brillian sekali mau tolak semua tawaran Joko Widodo,” pungkasnya. (*)