by

LBH : Di Indonesia, Makassar Urutan Kedua Terkorup

WARTASULSEL.NET, – Dalam kurun waktu 2017, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Makassar, memfokuskan diri dalam pemantauan hukum terhadap beberapa konteks kasus, khususnya kasus yang masuk dalam kategori kejahatan luar biasa yaitu Korupsi dan Narkoba. (29/12/2017).

Diluar pendampingan hukum terhadap sejumah korban dalam fokus tersebut juga dilakukan mengingat dalam kategori kasus itu sangat berdampak luas terhadap kehidupan masyarakat, terang Direktur LBH, Haswandi Andy Mas.

Dari hasil survei Transparency International Indonesia (TII) berhubungan dengan indeks persepsi korupsi (IPK) Indonesia sepanjang 2017 katanya, Kota Makassar memiliki poin tertinggi kedua sebagai kota terkorup se-Indonesia.

“Kota Makassar hanya memperoleh poin IPK 53,4 dari skala 0-100. Semakin rendah IPK maka semakin mengindikasikan kota tersebut korup. Sebaliknya semakin tinggi IPK maka menandakan jika kota tersebut bersih,” kata Wawan. Lanjutnya lagi bahwa ini sangat berbading lurus dengan kasus korupsi yang masuk dalam meja persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Makassar dengan total sebanyak 134 kasus.

Imbuhnya lagi bahwa itu merupakan jumlah yang sangat mencengangkan untuk sebuah kategori kejahatan luar biasa ditengah semangat pemberantasan kasus tindak pidana korupsi yang digalakkan pemerintah saat ini. Ada 9 kasus yang divonis bebas oleh hakim, sambungnya lagi.

Imbuh Wawan, pengawasan terhadap instansi, institusi hingga aparatur sendiri itu kemudian mesti diperketat dan dimassifkan kembali. Segala pelanggaran yang dilakukan, dilingkup apapun harus ditindak tegas tanpa pandang bulu.

“Keterlibatan masyarakatpun harus didorong dalam melakukan pengawasan terhadap kasus-kasus yang menyangkut kepentingan publik utamanya kasus urgen ini, korupsi dan narkotika,” tutupnya.(KabarNews/red ws)