by

Bendahara Umum FPG Saat Wakili Keluarga H. Tarra Diwawancarai

WARTASULSEL.NET, – Bendahara Umum FPG Israndi Djihad,S.Sos Dg.Lanti’ yang juga ketua Lanti’mi Community diberikan amanah mewakili keluarga besar H.Tarra di galesong terkait hasil keputusan pengadilan makassar.14/12/2017 kemarin.

Israndi Djihad Daeng Lanti saat di wawancara oleh MNC TV, menilai hasil keputusan ini tidak sesuai tidak adanya bukti autentik dan saksi-saksi yang jelas pada saat pembacaan keputusan sidang dan seharusnya bukti-bukti itu di perjelas dan saksi-saksi wajib di hadirkan supaya semuanya sesuai dengan prosedur persidangan.

Seharusnya keputusan hakim harus melihat bukti-bukti yang autentik dan saksi-saksi yang real karena dengan tidak adanya bukti yang kuat dan saksi-saksi itu seharusnya dipertimbangkan putusan dan vonisnya.

Alasannya karena vonis yang di berikan sama hakim itu sangat berlebihan dan tidak sesuai fakta.

Mewakili keluarga besar H.Tarra di galesong terkait adanya rencana banding maka kita harus konsolidasi dulu bersama tim advokat dan internal keluarga tentang hal tersebut dan kita terus berupaya agar H.Tarra bisa di berikan kekuatan dan ketabahan dlm menjalankan proses ini.

Israndi Djihad pasca hasil sidang tersebut Majelis Hakim yang memutuskan hukuman kepada terdakwa H. Saiful Rahim alias Daeng Tarra Vonis hukuman 5 tahun denda 500 juta, biaya perkara 5.000 rupiah subsider 1 bulan kurungan dipotong masa tahanan, atas keputusan hakim PH terdakwa meminta banding sedang JPU pikir-pikir. Maka Israndi ungkapkan semoga keluarga besar H. Tarra bisa bersabar dan mengambil hikmah semua ini. (*)