by

Sering Banjir, Jalan Ini Ditutup Warga Dari Bundaran Samata Hingga Sejauh 200 Meter

WARTASULSEL.NET, Gowa – Ratusan warga yang didominasi kalangan pemuda menggelar aksi unjuk rasa dengan menutup jalan dari Bundaran Samata, Gowa hingga sepanjang sekitar 200 meter pada kamis kemarin 30/11 tepatnya di Jalan Mustafa Daeng Bunga Kelurahan Romang Polong, Gowa.

Aksi unjuk rasa dengan menutup jalan ini, warga yang kebanyakan pemuda ini meminta kepada pihak pemerintah untuk segera melakukan sikap membantu rumah warga dan para pengguna jalan yang melintas dijalan itu yang harus berjuang melewati jalan tersebut karena jalan yang tergenang air hingga capai ketinggian sekitar 30-50 centimeter.

Foto : Letak Lokasi Jalan Yang Ditutup Oleh Warga Kelurahan Romang Polong, Gowa

Kerapkali jalan ini dari pantauan wartasulsel yang menjadi langganan banjir, jika hujan deras tiba dan berlangsung hingga sejam lebih maka bisa dipastikan jalan ini sudah tergenang air dan penyebabnya disamping kondisi jalan yang rendah juga tidak maksimalnya drainase dijalan tersebut.

Seperti yang dilansir oleh sulselekspres bahwa “Sudah lima tahun banjir, pemerintah terkesan hanya lakukan pembiaran, ungkap Jenderal Lapangan aksi Suwandi Sultan”.

Menurut salah satu warga yang enggan menyebutkan namanya, mengungkapkan bahwa keluhan ini sudah disampaikan kepada pemerintah hanya saja pihak pemkab Gowa lempar tanggung jawab kepada pihak Provinsi, terangnya.

Suwandi Sultan dalam aksinya menegaskan bahwa aksi ini dilakukan murni dari dukungan warga dan tidak ada unsur politik sekaitan aksi ini dan ini fakta bahwa jalan ini memang banjir dan tak jarang pengendara harus mematikan kendaraannya jika hendak melewati jalan yang banjir ini, pungkasnya.(*red ws).