Setya Novanto di Kabarkan Sudah Sadar

Nasional220 views

WARTASULSEL.NET, – Ketua DPRSetya Novanto dikabarkan telah sadarkan diri di Rumah Sakit Medika Permata Hijau, Jakarta Barat. Hal itu disampaikan Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham.

Idrus mengatakan, Setnov sempat bercerita tentang detik-detik terjadinya kecelakaan yang menimpanya pada Kamis (16/11). Menurut Idrus, Setnov berbicara dengan suara lirih.

Daeng Manye

BACA JUGA Fredrich Yunadi Minta Wartawan Pakai Perasaan Sikapi Kondisi Setnov

“Saya masuk ketemu teman-teman penyidik KPK, lalu ketemu Novanto. Mungkin masih lemes, tapi sempat bicara dengan suara yang pelan. Beliau sampaikan ke saya tentang terjadinya kecelakaan,” kata Idrus saat menjenguk di RS Medika Permata Hijau, Jumat (17/11).

Idrus menjelaskan, berdasarkan cerita tersebut, Setnov berencana pergi ke kantor salah satu stasiun televisi untuk wawancara. Namun karena tidak sempat lantaran harus menyerahkan diri ke kantor KPK, akhirnya Setnov bicara melalui sambungan telepon.

BACA JUGA Setya Novanto Dijemput Paksa KPK

“Karena buru-buru disampaikan batas waktu jam 8 harus ke KPK. Sebelum memenuhi panggilan KPK, mau ke DPD I, rencananya DPD I akan antarniatnya tapi kecelakaan,” kata Idrus.

Idrus menambahkan, pembicaraan dengan Setnov bermula saat yang bersangkutan sedang tidur. Idrus sempat minta izin untuk pergi ke Makassar.

“Saya bilang ‘kok bisa kecelakaan, bang?’ Ya itulah, pelan-pelan suaranya bisa menjelaskan bahwa saya (Setnov) sudah dalam perjalanan menuju KPK memenuhi panggilan,” katanya.

BACA JUGA Kondisi Fisik Novanto Akan di Cek Kebenarannya Oleh KPK

Idrus mengatakan, Setnov telah menyampaikan niat untuk hadir ke kantor KPK. Menurutnya, Setnov akan bersikap kooperatif dan mengikuti proses hukum yang dijalankan KPK.

“Karena itu proses lebih lanjut menunggu pulihnya kesehatan,” kata Idrus.

Menurut Idrus, selama di ruang perawatan Setnov, tim KPK belum meminta keterangan kepada Ketua Umum Partai Golkar itu. Pasalnya, Setnov masih terbaring di kamar dan KPK belum mengetahui kapan akan meminta keterangan. (*red)