by

Pemkot Parepare Proteksi Siaran Tidak Sehat Melalui Sosialisasi Peduli Penyiaran Sehat

WARTASULSEL.NET, PAREPARE – Guna memberikan kualitas penyiaran sehat di Kota Parepare, Dinas Komunikasi dan Informatika menggelar sosialisasi Forum Masyarakat Pedulia Penyiaran Sehat.

Sosialisasi yang menyasar mahasiswa, pengusaha Tv Kabel, LPPL, LPS, dan LPK ini digelar di Hotel Grand Star Kota Parepare. Dengan menghadirkan Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Matewakkang, S.Ip. M.Si sebagai narasumber sosialisasi (9/11).

Kepala Bidang Informasi Komunikasi Publik, Laode Abd rahman menjelaskan maksud dilaksanakannya sosialisasi yakni untuk meningkatkan peran dan fungsi lembaga Penyiaran dalam melaksanakan fungsi pengawasan dalam mewujudkan penyiaran sehat dan menyejukkan.

Laode menambahkan tujuan dilaksanakannaya kegiatan, Untuk meningkatkan pengetahuan dana kemampuan dalam mengembangkan literasi penyiaran dan Kemampuan mengawasi dan menjadi mitra pemerintah dalam melakukan pengawasan penyiaran.

BACA JUGA Megawati Dijadwalkan Resmikan Kebun Raya Jompie Parepare

“Kegiatan ini juga bertujuan untuk Meningkatkan kemampuan dalam edukasi dalam merespon berita hoax,” Jelas Laode.

Walikota Parepare yang diwakili oleh pelaksana tugas Sekretaris Daerah Iwan Assaad menjelaskan masyarakat yang semakin kritis memerlukan inovasi yang terbarukan dan merupakan sesuatu yang sangat dibutuhkan untuk selalu mengingatkan bagaimana konten penyiaran dikatakan sehat dan mengandung edukasi tanpa harus menghilangkan fungsi yang lain.

“Kita tahu penyiaran di Kota Parepare merupakan tantangan yang sangat besar. Maka dibutuhkan peran FMPSS memiliki peran yang kuat dalam melakukan pengawasan konten penyiaran yang tidak sehat. Kalau ada FMPSS melihat konten tidak wajar dan tidak melaporkan maka kita berperan dalam menciptakan informasi yang tidak sehat.,” Tegas Iwan Assaad.

Iwan Assaad dalam pertemuan tersebut juga menghimbau kepada pengusaha TV kabel di parepare, untuk ikut berpartisipasi dalam menjaga konten penyiaran yang sehat. “Janganmaki ambil siaran siaran yang tidak Bagus dan tidak memiliki ijin siaran di Indonesia,” Jelas Iwan Assaad.

Diakhir sambutannya, Iwan Assaad kembali menghimbau kepada seluruh peserta sosialisasi untuk yang sering aktif di media sosial untuk tidak ikut dalam menyebarkan berita hoax karena akan menanggung dosa yang besar. (*red)

Comment