by

Terkait Umrah Gratis, Persaudaran Imam Desa : “DPRD Takalar Harus Inovatif”

WARTASULSEL.NET, – Salah satu Program 22 Bupati dan Wakil Bupati terpilih SK-HD adalah umroh gratis bagi Imam Desa dan Imam Masjid di Kabupaten Takalar, ini menjadi perhatian dari kalangan Persaudaraan Imam Desa Se Kabupaten Takalar,(1/2017).

Menurutnya program tersebut dinilai oleh legislatif susah direalisasikan karena terbentur oleh belum adanya regulasi yang jelas. Ketua Persaudaraan Imam Desa Se-Takalar Husain R. Maro,S. Pdi saat ditemui wartasulsel, menilai keengganan legislatif menganggarkan umrah gratis tersebut sebagai wujud kefakuman dalam berfikir, tegasnya.

“Program 22 SK-HD (P-22 SK-HD) termasuk umrah gratis itu pasti sudah dikaji dari berbagai aspek, termasuk aspek regulasinya” ungkap yang juga merupakan Imam Desa Sawakong, Kecamatan Galesong Selatan Kabupaten Takalar.

Oleh karena itu jelasnya lagi, meminta agar DPRD lebih inovatif dan kreatif dalam hal legislasi dan anggaran.

“Apa salahnya disiapkan anggarannya, soal juknis dan rujukan regulasi pasti sudah dipikirkan oleh SK-HD dan biarkan beliau bekerja setelah pelantikan,” katanya lagi

“Kami akan kecewa berat atas kinerja anggota DPRD Takalar jika tidak mengakomodir program umrah, bukan tidak mungkin rakyat akan jadikan itu sebagai bahan evaluasi untuk periode selanjutnya,” kuncinya seraya mengingatkan akan sanksi sosial yang bisa saja terjadi, tutupnya ke wartasulsel. (*desi)