by

Andi Kaswadi : Pencacah merupakan Tugas Yang Mulia

WARTASULSEL.NET, SOPPENG – Bupati Soppeng H. A. Kaswadi Razak, SE memberikan pengarahan kepada 70 orang calon petugas Pencacah terkait Pendataan terpadu dan data mandiri di Baruga Rumah Jabatan Bupati Soppeng pada hari Kamis tanggal. (5/10)

Bupati Soppeng H. A. Kaswadi Razak, SE dalam arahannya menyampaikan tujuan kegiatan ini dalam rangka mempersiapkan diri untuk menjadi pencacah yang Insya Allah merupakan tugas mulia.

Karena di daerah yang kita cintai dan banggakan ini ternyata masih banyak saudara-saudara kita yang seharusnya mendapat kesempatan tapi diambil oleh orang yang tidak berhak.

Olehnya itu Pemerintah Daerah berinisiatif untuk melakukan pendataan mandiri, setiap desa ada petugas yang diharapkan bisa membantu sehingga dapat menghasilkan suatu data yang akurat dan bisa di pertanggungjawabkan.

Andi Kaswadi menambahkan kalau Kita dapat melihat papan penerima raskin yang dipasang di tiap tiap rumah penduduk, masih banyak yang berpikir kenapa itu orang tersebut dapat bantuan padahal orang itu mampu padahal masih banyak di sekitar kita yang harusnya mendapat tetapi tidak dapat bantuan.

Inilah yang akan kita coba lakukan karena bukan satu hal saja yang bisa di data banyak macam yang bisa menjadi sumber data yang mampu membantu saudara saudara kita, contoh kecil saja ada bantuan dari pusat beasiswa studi S1 jurusan IPA bagi yang tidak mampu.

Kalau kita tidak ada data kesempatan ini terlewatkan begitu saja padahal mungkin ada saudara saudara kita yang sementara belajar S1 yang tidak mampu namun tidak mengetahuinya.

“Data yang kita dapatkan nanti dengan pendataan mandiri ini tentu berdampak terhadap bantuan yang akan diberikan kepada masyarakat, seperti pemberian bantuan pangan dan sandang, penyediaan pelayanan perumahan, layanan pendidikan, akses kesempatan kerja, dan layanan sosial di Kabupaten Soppeng.

Data mandiri yang dihasilkan nantinya akan menjadi acuan untuk pemberian bantuan Pemerintah Daerah kepada masyarakat karena menurut data masih ada 82.621 jiwa di Kabupaten Soppeng masyarakat yang tidak mampu.

Data ini kami belum yakin betul atau tidak, olehnya itu kami ingin akuratkan data tersebut melalui pendataan mandiri.

Besar harapan kami bahwa saudara-saudara kita yang tidak mampu yang selama ini tidak terdeteksi dapat terungkap. Pemerintah Daerah berkeinginan keras agar masyarakat yang mampu dan tidak mampu dari segi apapun dapat terdeteksi dan terdata semua” Jelas Andi Kaswadi.

Kemudian Andi Kaswadi menjelaskan bahwa masa kerja para pencacah ini 1 bulan, tetapi tidak menutup kemungkinan setelah pendataan ini selesai kami akan mencarikan lapangan kerja lain.

“Alfa Mart dan Mini Market sekarang saya tidak perpanjang izinnya, boleh saja diperpanjang dengan syarat karyawannya 100% orang Soppeng dan minimal 20% yang dijual adalah produk lokal Soppeng.

Jadi tidak menutup kemungkinan disini ada yang berminat menjadi pegawai mini market, kesempatan ini bisa saya manfaatkan dengan merekomendasikan para pendata disini untuk menjadi pegawai mini market.

Ini hanya contoh kecil masih banyak lapangan kerja yang bisa kita carikan, hal ini terjadi karena kita sudah ada komunikasi yang terjalin” tutur Andi Kaswadi. (redaksi)