by

Pesan 25 Dzulqa’dah 1438 H : “SEHAT DAN BAHAGIA”

 

WARTASULSEL.NET, – Di Taiwan ada program Keluarga Sehat dan Bahagia. Program ini memberikan insentif kepada mereka yang ingin menikah, kepada yang mau punya anak, juga kepada keluarga yang memerlukan pengasuh bayi kalau ibunya bekerja. Disamping itu ada juga program insentif bagi yang mau punya bayi tabung kalau bermasalah dengan fertilitas. Di beberapa kota yang dievaluasi dilaporkan jumlah anak yang lahir meningkat.

 

Keluarga sehat dan bahagia memang memerlukan kehadiran seorang anak. Kelahiran seorang anak sangat dinantikan oleh setiap keluarga. Tidak sedikit orang yang terpaksa menempuh berbagai cara agar bisa hamil. Ada yang akhirnya  setelah di atas  sepuluh tahun menikah baru memperoleh anak.

 

Allah menciptakan manusia melalui rahim seorang ibu. Para ahli telah menemukan betapa rumitnya perjalanan seorang manusia yang dimulai dengan pertemuan antara sperma dan ovum.

 

Disamping itu, kualitas sperma  dan ovum sangat ditentukan oleh kondisi setiap orang termasuk apa yang biasa dikonsumsi dan juga perilakunya sehari-hari. Itulah sebabnya kelahiran seorang anak harus dipersiapkan jauh sebelum bapak dan ibunya mengikat tali pernikahan. Seorang ulama pernah berpesan bahwa siapkanlah anakmu 25 tahun sebelum dia lahir.

 

Maha Benar Allah dengan firman-Nya: Walaqad khalaqnal insaana min sulaalatim min thiin tsumma ja’alnaahu nuthfatan fii qaraarim makiin (QS Al-Mu’minuun 23:12-13). Artinya: Dan sungguh Kami telah menciptakan manusia dari saripati (berasal) dari tanah. Kemudian Kami menjadikannya air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim).

 

NIKMATILAH KELUARGA SEHAT DAN BAHAGIA DENGAN ANAK.YANG DIKARUNIAKAN ALLAH

(Redaksi WS/Veni.H)