by

Miris, Pungli Masih Terjadi Di SMP Negeri 2 Galesong

WARTASULSEL.NET, – Dimedia sosial dan beberapa orang Tua Siswa keluhkan layanan pihak sekolah SMP Negeri 2 Galesong Kabupaten Takalar yang melakukan pungutan liar (pungli) terhadap siswa yang akan tamat dari Sekolah tersebut.(5/6/2017)

Dari informasi yang dihimpun wartasulsel, bahwa oknum yang melakukan ini diduga dari kebijakan yang dikeluarkan oleh pihak Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Galesong Kecamatan Galesong Kabupaten Takalar.

Syamsuddin,S.Pd Kepala Sekolah yang disebut oleh salah satu Orang Tua siswa Jamaluddin Ago,S.Ag mengungkapkan setelah mengikuti ujian beberapa hari lalu, Siswa kemudian dibebankan biaya untuk Surat Keterangan Lulus (SKL) senilai Rp.30.000,- per Siswa/Siswi.

Ditambahkan lagi oleh Orang Tua siswa tersebut bahwa peryataan pihak Sekolah SMP Negeri 2 Galesong sangat tegas soal pembayaran itu, dan diungkapkannya lagi melalui via telepon ke redaksi wartasulsel, ini tak bisa dibiarkan begitu saja karena cukup menciderai dunia pendidikan di Kabupaten Takalar.

Jamaluddin Ago juga jelaskan lebih lanjut bahwa pihak Sekolah juga belum memberikan Ijazah Siswa yang selang dua tahun pasca tamat dari Sekolah SMP 2 Negeri Galesong karena alasan pembayaran terkait pengambilan Ijazah belum dilunasi, terangnya.

Pihak Orang Tua korban pun protes keras terkait persoalan pungli ini karena citra pendidikan Gratis sudah dinodai dengan pungutan liar ini di Galesong Kabupaten Takalar, tegas Jamaluddin Ago.(red ws)