by

Nelayan Galesong Terus Berjuang “Tolak Tambang Pasir” Hingga Ke Jakarta

WARTASULSEL.NET, – Beberapa aksi unjuk rasa sudah dilakukan oleh warga nelayan Galesong dan Sanrobone yang didampingi oleh Lembaga Swadaya Masyarakat FIK-KSM. Dan dalam sepekan ini terus berjuang hingga ke Jakarta di Kementerian Kelautan dan Perikanan.(31/5/2017)

Penolakan ini terus berlanjut, tegas Dg. Taco ke wartasulsel saat dimintai keterangan. Kegiatan penambangan pasir menurut penjelasan Dg. Taco dikenal Srikandi Galesong tersebut takkan berhenti berjuang dan tentunya tetap mengharapkan support/dukungan penuh dari warga atau masyarakat pesisir Galesong dan Sanrobone.

Dan pasca nelayan kepung kapal Boskalis beberapa waktu lalu yang saat itu setelah sempat terjadi ketegangan antara pihak kapal dan nelayan, lalu kapal tersebut digiring ketepian hingga keesokan harinya hingga tahap negosiasi pihak PT. Gasing Sulawesi berhasil melakukan negosiasi dengan nelayan.

Foto : Tampak Dari Kementerian Kelautan dan Perikanan Drs.Hafid K Jusuf,MPA sambangi warga nelayan Galesong di Desa Aeng Batu-Batu Kecamatan Galesong Utara Kabupaten Takalar

Kemudian surat yang dilayangkan ke Kementerian Kelautan dan Perikanan Jakarta, direspon langsung kementerian dan mengutus tim yang dipimpin oleh Drs.Hafid K.Jusuf,MPA yang langsung mengunjungi daerah pesisir pantai Desa Aeng Batu-Batu Kecamatan Galesong Utara Kabupaten Takalar.

Dalam kunjungan tersebut Drs.Hafid K.Jusuf,MPA dua hari lalu 29/5 diterima oleh salah seorang Ketua Pokmaswas Ibnu Hajar Erang yanng dikenal dengan sapaan “Panglima Garancing”, Dg. Baji, dan warga nelayan lainnya di kediaman Panglima Garancing.

Keterangan Drs.Hafid K.Jusuf,MPA yang di wawancara langsung oleh wartawan wartasulsel.net, ungkapkan bahwa kunjungan ini dilakukan untuk tindak lanjuti kunjungan LSM dan keluhan warga/nelayan maka kunjungan ini juga akan dilanjutkan dengan rapat koordinasi di Makassar terkait penambangan pasir laut di Galesong ini.

Dipertegas lagi oleh Drs.Hafid K.Jusuf,MPA bahwa pihak provinsi Sulsel diharapkan memperhatikan aspirasi dari masyarakat, dan juga mengajak untuk duduk bersama warga. Dan yang kedua diungkapkan sebaiknya pemerintah daerah dalam keluarkan izin untuk perhatikan rambu-rambu terkait perda Zonasi di Sulsel meski itu belum rampung sampai ditingkat pusat.(red ws)