by

Ramadhan Bulan Bercermin Diri (Syahrul Muhasabah)

WARTASULSEL.NET, – Ramadhan merupakan salah satu sarana dan momentum istimewa bagi setiap mukmin atau mukminah untuk ber-muhasabah dan bercermin diri, yang dengannya ia bisa mengetahui tingkat keimanannya, kualitas ketaqwaannya kepada Allah Subhana Wa Ta’ala, dan kadar kerinduannya pada kehidupan ukhrawi yang bahagia.

Dan melalui cermin Ramadhan, seseorang bisa menguji diri dan hatinya, untuk mengetahui sudah berada di tingkat apakah ia? Apakah tingkat iman dan taqwanya masih tetap berada di tingkat dasar: zhalimun linafsih (aniaya terhadap diri sendiri), atau sudah naik ke tingkat menengah: Muqtashid (pas-pasan, sedang-sedang saja, dan dalam batas minimal aman dan selamat), atau Alhamdulillah sudah sampai di tingkat tinggi: sabiqun bil-khairat(pelopor dan terdepan dalam berbagai kebaikan)?

“Kemudian kitab itu Kami wariskan kepada orang-orang yang Kami pilih di antara hamba-hamba Kami, lalu di antara mereka ada golongan yang menganiaya diri mereka sendiri dan di antara mereka ada kelompok pertengahan dan diantara mereka ada (pula) yang selalu di depan dalam berbuat kebaikan dengan izin Allah. Yang demikian itu adalah karunia yang amat besar” (QS. Faathir: 32).

(Red Ws)