by

Bendahara Masjid Nurul Taufiq Dinonaktifkan Oleh Kades Tanpa Musyawarah Di Galesong

WARTASULSEL.NET, Galesong – Polemik kepengurusan masih Nurul Taufiq dusun Romang Sapiria Desa Pa’rasangang Beru Kecamatan Galesong semakin mengerucut dengan dinonaktifkannya bendahara Masjid tersebut.(27/05/2017)

 

Setelah Jum’at kemarin 26/5/2017, dari informasi yang diperoleh wartasulsel, bahwa Jumaing Dg. Ngewa selaku Bendahara Masjid Nurul Taufiq, langsung ke atas mimbar sembari menyampaikan bentuk terima kasih kepada Kepala Desa Pa’rasangang Beru dalam Hal ini Burhanuddin Dg. Miala serta kepada segenap masyarakat atas penggantian bendahara masjid secara sepihak tanpa mengundang elemen masyarakat yang berdomisili di Dusun Romang Sapiria, tegasnya.

 

Ditambahkan lagi bahwa “Kepengurusan Masjid itu tidak boleh ada campur tangan Kades secara otoriter, melainkan harus musyawarah yang transparan kepada jemaah” tuturnya

 

Pengurus masjid enam belas tahun yang lalu ini, telah menunjukkan dedikasinya kepada jamaah Masjid dengan banyaknya pembangunan yang terealisasi, mulai dari fisik masjid hingga menara yang menjulang tinggi ke langit berdiri kokoh, serta LPJ keuangan pun setiap hari jum’at di sampaikan kepada jamaah yang pada umumnya masyarakat Dusun Romang Sapiria, terang salah seorang jemaah

 

Imam Dusun Romang Sapiria yang sering disapa Dg Ma’ring, menambahkan bahwa “Jum’at yang akan datang kita usahakan ada musyawarah di Masjid Nurul Taufiq terkait pencopotan bendahara masjid secara sepihak” yang dilakukan oleh Kepala Desa Pa’rasangan Beru, tegasnya. (red ws)