by

Pos Da’i Gelar Dialog Kerakyatan, Bangkitkan Tim Pejuang Di Makassar

Wartasulsel.net, – Silaturahim dan Dialog Kerakyatan yang diselenggarakan oleh Persaudaraan Da’i Indonesia (Pos Da’i) di Gedung Juang 45 Jalan Sultan Alauddin Makassar.(13/4/2017) Kegiatan yang mengangkat tema “Sulawesi Selatan Maju, NKRI Tangguh”. Dengan keynote speaker oleh DR. Ir.H.Abd.Azis Qahhar Mudzakkar.

 

Banyak tokoh diantaranya pemuka agama, akademisi, pemuda, santri-santri, serta majelis taklim lainnya hadir dalam acara ini. Kegiatan yang berlangsung semalam dari pukul 21.00 wita hingga larut malam ini peserta sangat antusia mengikuti acara dan narasumber yang dihadirkan menambah keseruan dalam dialog ini.

 

Pembicara dalam dialog Prof. DR.H.Ambo Asse,M.Ag yang diwakili Mahyudin (Ketua Pemuda Muhammadiyah Sulawesi Selatan), Prof.DR. Hasyim Aidid,MA., dan moderator Aswar Hasan.

 

Aswar Hasan dalam statment terakhirnya yang dirangkumkan dari penjelasan ketiga pembicara tersebut mengatakan bahwa amanat konstitusi UUD 1945 bahwa Indonesia adalah negara yang berkesejahteraan, namun sekarang bukanlah negara kesejahteraan melainkan negara kapitalis yang disandera oleh para kaum kapitalis yang jumlahnya sedikit.

 

Ditambah lagi bahwa ada sekitar 77% kekayaan negara dikuasai oleh warga yang non muslim, dan sisanya adalah kekayaan umat Islam. Berarti di Indonesia Kekayaan didominasi oleh warga non muslim. Olehnya itu mulai dari kabupaten dan provinsi doronglah bagaimana supaya bisa menguasai tentang komitmen keummatan dan jejak-jejak kerakyatan untuk memperbaiki negara ini, maka tidak salah kalau tim pejuang dibangkitkan kembali untuk merebut kemenangan yang tertunda.(red ws)