by

Kapolda Sulsel Kagum Budaya Di Takalar Terkait Pilkada 2017

Wartasulsel.net, – Beredarnya isu tentang adanya gerakan atau aksi pasca penghitungan atau rekapitulasi KPUD Takalar beberapa waktu lalu cukup membuat resah warga. Banyak kabar di media sosial yang berusaha membuat suasana Takalar ricuh. Namun budaya yang tertanam pada warga Takalar yakni budaya kekeluargaan dan kebersamaan yang tetap terjaga sampai saat ini membuat Takalar masih dalam keadaan kondusif. (27/2/2017).

Kapolda Sulsel Irjen Pol. Drs. Muktiono SH.,MH sangat mengapresiasi masyarakat Takalar  yang memiliki  budaya kebersamaan. Kapolda menambahkan bahwa hal itu juga merupakan prestasi bagi Kapolres Takalar dalam menjaga keamanan pilkada Takalar 2017, terang Kapolda Sulsel ke awak media. Ditegaskan lagi oleh Kapolda Sulsel, bahwa bagi anggotanya yang tidak netral diseluruh wilayah Sulsel siap-siap mendapat sanksi pemecatan secara tidak hormat, tegasnya lagi.

Sementara salah satu warga yang dimintai keterangan oleh awak media, mengatakan tidak usah diladeni itu yang menyebarkan isu yang berusaha membuat kisruh dan memancing gerakan untuk menciptakan kondisi Takalar seolah tidak kondusif, ungkap Dg. Naba.

Sejauh ini Pilkada Takalar, memiliki track record yang bagus. Pesta  demokrasi di Kabupaten ini tidak terjadi insiden yang menakutkan. Dalam perjalanan demokrasi di Takalar, ini merupakan prestasi sendiri. Hal ini tentu menjadi catatan positif  para penyelenggara pilkada di tingkat provinsi maupun di tingkat kabupaten.

Cara baik dan berbudaya yang dilakukan masyarakat  seperti, melakukan gugatan ke  menunggu hasil gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) jika ada paslon yang tidak puas adalah yang dikagumi Kapolda Sulsel.  Sikap menghargai konstitusi ini dapat menjaga kebersamaan, persatuan dan keamanan bersama. Hal ini tentu saja bertujuan untuk menciptakan masyarakat di Kabupaten Takalar yang aman dan damai dalam berdemokrasi.

Redaksi wartasulsel.net